30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Yasonna Minta Najwa Shihab Jangan Provokatif dan Menunggu Soal Kebijakan Pembebasan Napi Koruptor

2 min read

Laju Berita – Najwa Shihab mengungkap percakapannya via WhatsApp dengan Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM di akun Instagram pribadinya pada Minggu 5 April 2020. Adapun percakapan terbut mengenai wacana pembebasan narapidana koruptor yang kini tengah menjadi polemik.

Yasonna pada awalnya menyebut kalau Najwa Sihab menuduhnya terkait pembebasan koruptor. Bahkan menurut Yasonna Najwa sudah bersikap provokatif dan mempolitisi mengenai kebijakan yang belum keluar keputusannya.

“Saya sih heran ya atas tuduhan Najwa mengenai pembebasan koruptor. Menurut saya tuduhannya tersebut bersifat provokatif dan politisi banget. Karena belum ada Putusan seperti itu. Jadi di tunggu saja dong” ucap Yasonna.

Najwa Shihab mengatakan bahwa Yasonna menybutkan pihak media tidak berhati-hati sedangkan pihaknya melakukannya.

“Kami tidak akan gegabah, hal itu masih dalam usulan. Beda dengan media yang suka berimajinasi, gegabah dan provokasi” tulis Yosanna.

Atas ucapan Yasonna tersebut Najwa menganggapnya terlalu berlebihan, karena menurut Najwa media tidak berimajinasi apalagi provokasi.

“Media tidak berimajinasi, Menteri Yasonna terlalu berlebihan ah. Munculnya pemberitaan di media itu diperoleh dari rapat resmi antara Menkumham dengan Komisi III DPR pada 1 April 2020 melalui teleconference.

BACA JUGA : Indonesia Terima 50 Ribu Alat Tes Kasus Virus Corona Dari Korsel

Bahkan Menteri Yasonna sendiri yang memberikan penjelasan mengenai semua keterangan mengenai usulan revisi PP NO 9/2012 yang berisikan beberapa kriteria dan persyaratan pembebasan narapidana koruptor dalam rapat tersebut” jelas Najwa.

Atas penjelasan Yasonna, Najwa menganggap wajar publik memberikan beragam reaksi. Ada yang merasa curiga, bingung atau bahkan marah.

“Bukan hanya saya dan media yang memliki reaksi beragam, namun masyarakat umum juga memilki reaksi yang sama. Bahkan aparat penegak hukum pun merasa keberatan dengan usulan tersebut” ungkap pembawa acara Mata Najwa ini.

Najwa juga mempertanyatakan kepada Menteri Yosanna kapan meminta persetujuan Presiden Jokowi mengenai revisi PP No 9/2012 mengenai Syarat dan Tatat Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Masyarakat.

Yasonna menjawab pertanyaan Najwa dan mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat dengan Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan) yaitu Mahfud MD.

Najwa melanjutkan pertanyaannya, apakah akan dilakukan skema asimilasi yang sama seperti tahanan yang lain?

Namun Yasonna meminta agar pihak media menunggu dulu dan jangan melakukan provokasi.

“Wait and see. Tapi jangan ada yang provokasi dulu ya” tutup Yasonna.

Sebelumnya Yasonna menyebutkan kalau wacana pembebasan napi kasus korupsi dilakukan demi mencegah penularan Virus Corona. Namun demikianpun hal tersebut masih dalam wacana dan usulan. Dan mengenai pembebasan ini pun tidak kepada semua napu koruptor. Tapi pembebasan harus memnuhi beberapa kriteria yang ketat melalui revisi PP No 9/2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.