26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Warga Heboh Dengan Penemuan 3 Mayat Dalam Dua Hari Di Palembang

2 min read

Laju Berita – Dalam dua hari, warga Palembang digegerkan penemuan tiga mayat. Dari tiga mayat itu, baru satu yang berhasil diidentifikasi. Lalu diambil keluarga untuk dimakamkan.

Mayat pertama ditemukan di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (21/8) pagi. Jenis kelaminnya perempuan dengan ciri-ciri kulit putih, rambut lurus dan tidak terlalu panjang, serta postur tubuh kurus.

Saat ditemukan, mayat itu mengenakan kemeja panjang warna biru dan celana jeans biru tua. Identitasnya belum diketahui. Kini masih disimpan di lemari pendingin kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

BACA JUGA : Pelaku Cekoki Minuman Keras Kebocah Sulsel Ditangkap

Sore harinya atau pukul 18.00 WIB, warga menemukan mayat laki-laki di semak-semak sekitar perumahan Bukit Gemilang, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Mayat tersebut diketahui bernama Ansori (32) warga Jalan Lubuk Bakung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Pada Sabtu (22/8) pukul 22.00 WIB, warga kembali menemukan mayat tanpa identitas. Kali ini mayat berjenis kelamin laki-laki mengapung di Sungai Musi tepatnya di sekitar dermaga PT Pusri, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Mayat terakhir berbadan gempal, memakai kemeja pendek warna krem, celana pendek warna hitam. Diperkirakan berusia 30 tahun. Jenazah telah dievakuasi ke kamar mayar RS Bhayangkara untuk keperluan visum sambil menunggu keluarga yang kehilangan.

Banyak warganet yang menduga, jika pria yang ditemukan di sekitar dermaga PT Pusri, Kecamatan Kalidoni, Palembang tersebut, diduga merupakan seorang pegawai pemerintahan, karena logo yang menempel di baju korban.

BACA JUGA : Pelaku Cekoki Minuman Keras Kebocah Sulsel Ditangkap

Kasat Polair Polrestabes Palembang Kompol Cahyo Yudo Winarno meminta warga segera melapor jika ada anggota keluarganya hilang untuk mengecek mayat ke rumah sakit. Dengan demikian, identitas korban dapat terungkap dan bisa dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Silakan datang ke RS Bhayangkara untuk mengecek identitasnya,” ungkap Cahyo, Minggu (23/8).

Selanjutnya, kata dia, penyidik akan melakukan penyelidikan penyebab kematiannya. Jika ditemukan unsur tindak pidana, maka diteruskan mengungkap pelaku dan motif kejahatan.

“Untuk sementara tim forensik akan mengungkap identitas dulu dan melihat apakah ada tanda kekerasan atau tidak melalui visum,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.