27/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Wali Kota Cimahi Ajay Ditangkap KPK, Diduga Korupsi Pembangunan RS

2 min read
Wali Kota Cimahi Ajay Ditangkap KPK, Diduga Korupsi Pembangunan RS

Laju Berita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Lembaga antirasuah itu menduga Ajay melakukan korupsi proyek pembangunan rumah sakit (RS) di Kota Cimahi, Jawa Barat.

“Dugaan walkot melakukan korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan RS di Cimahi,” kata Ketua KPK Firli Bahuri.

Namun, belum diketahui pasti berapa nilai korupsi yang diduga dilakukan Ajay. Lembaga antirasuah juga belum mengungkap siapa saja pihak yang turut diamankan bersama Ketua DPC PDIP Kota Cimahi.

Sebelumnya, Firli membenarkan pihaknya menangkap Ajay. Jenderal bintang tiga itu meminta waktu agar pihaknya bekerja mengusut dugaan korupsi di Kota Cimahi tersebut.

Baca Juga : 4 Pemakai Narkoba Diciduk Satnarkoba Polres Labuhanbatu di Sei Berombang

Ajay menjabat wali kota Cimahi sejak sejak 22 Oktober 2017. Sebelum masuk dunia politik, Ajay merupakan seorang pengusaha. Ia pernah menjabat Ketua HIPMI Jawa Barat.

Sebelumnya, Sekda Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan mengaku belum mendapatkan informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Cimhai, Ajay M. Priatna.

Dikdik mengaku masih menunggu kepastian mengenai status dan kasus hukum yang diduga melibatkan Ajay. “Mengenai dugaan OTT sejauh ini saya belum mendapatkan informasi apapun, kita pun sedang menunggu kepastiannya,” kata dia di Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (27/11).

Disinggung mengenai dugaan korupsi berkaitan dengan proyek pembangunan rumah sakit, Dikdik lagi-lagi mengaku belum mendapatkan informasi. “Saya belum mendapatkan informasi itu selain dari media,” tukasnya.

Dikdik juga memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Semua pegawai dari dinas tetap bekerja seperti biasa.

“Melayani maayarakat tetap berjalan seperti biasa. Jangan masyarakat terkurangi hak-haknya untuk dilayani,” ucap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.