26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Twitter Menolak Untuk Menutup Akun Donald Trump

2 min read
Twitter Menolak Untuk Menutup Akun Donald Trump

Twitter Menolak Untuk Menutup Akun Donald Trump – Seorang petinggi Twitter terkemuka pada hari kamis menolak untuk memblokir akun Donald Trump jika presiden AS terus memposting pesan pembakar tentang protes George Floyd.

Dilansir dari AFP Jumat (5/6/2020), Trump mengandalkan Twitter untuk mengeluarkan pesannya tanpa mengajukan pertanyaan kepada wartawan. 81,7 juta pengikutnya telah menjadikan akun @realDonaldTrump sebagai salah satu dari 10 Twitter terpopuler.

Tetapi pemimpin AS telah berperang dengan platform media sosial yang ia gunakan setiap hari sejak mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memeriksa dua tweet tentang surat suara bulan lalu.

Twitter menindaklanjutinya Jumat dengan menutupi pesan dari pengunjuk rasa peringatan Trump marah oleh kematian pria kulit hitam Floyd di tangan polisi bahwa “ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai”.

Sebuah pesan di atas tweet itu memperingatkan bahwa “melanggar Aturan Twitter tentang memuliakan kekerasan”. Pemirsa harus mengklik pesan untuk melihat postingan asli Trump.

( Baca Juga : Google Digugat Sebab Lacak Riwayat Browser Incognito )

Direktur strategi kebijakan publik Twitter Nick Pickles mengatakan pada sidang parlemen Inggris Kamis bahwa platform tersebut telah memutuskan untuk menempatkan tweet Trump ke proses peninjauan yang sama seperti yang dilakukan untuk semua figur publik terverifikasi lainnya.

“Setiap kali tweet oleh pengguna mana pun diposting dan dilaporkan kepada kami, kami menganggapnya di bawah aturan kami,” Pickles mengatakan dalam dengar pendapat virtual komite digital lintas-partai.

“Jika ada pengguna di Twitter yang terus melanggar aturan kami, maka kami akan terus berdiskusi tentang setiap dan semua jalan terbuka bagi kami.” katanya.

Keputusan Twitter untuk memeriksa fakta dan menyembunyikan postingan Trump telah menekan Facebook dan platform media sosial lainnya untuk mengikutinya.

Penolakan kepala eksekutif Facebook Mark Zuckerberg untuk memberikan sanksi terhadap posting Trump yang palsu atau radang memicu pemogokan virtual oleh ratusan karyawan perusahaan pada hari Senin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.