25/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Transgender di Cilincing Disiram 2 Liter Bensin dan Dibakar Hidup-hidup

2 min read

Laju Berita – Seorang transgender perempuan asal Cilincing, Jakarta Utara dibakar hidup-hidup hingga meninggal dunia. Korban bernama Mira sebelum dibakar, disiram 2 liter bensin oleh sekelompok bajing loncat. Di sebuah garasi truk trailer di daerah Kalibaru, Cilincing Jakarta Utara.

Seorang saksi yang merupakan teman korban berinisial ON (52 tahun) memberikan keterangan bahwa ada 2 orang bajing loncat yang menyiram 2 liter bensin ke tubuh Mira.

“Ada 2 orang yang datang dan menyiram bensin ke tubuh Mira. Lalu mereka menendang Mira sampai jatuh ke aspal dan mereka mengguyur mira pake bensin” Ungkap ON.

Saat di tendang bajing loncat, Mira sempat tersungkur di garasi truk trailer dan mereka memaksa Mira untuk mengaku telah mencuri ponsel dan dompet milik seorang sopir truk. Saat Mira sudah tak berdaya para bajing loncat pun menyirami bensin di sekujur tubuh Mira.

“Bajing loncat itu nekan si Mira supaya ngaku kalau Mira ngambil HP sambil ngomong ‘kalo gak ngaku gua bakar lo ya’ dan Mira tetap ga mau ngaku”. Lanjut ON.

ON sempat meneriaki bajing loncat yang ingin membakar Mira dan mengingatkan kalau Mira juga manusia. Namun teriakan ON tetap tidak di gubris kedua bajing loncat tersebut.

BACA JUGA : Viral, Wanita Lempar Uang Saat Membeli Buah Pedagang Kaki Lima

“Gua bilang jangan bakar main bakar dong, dia ini manusia jangan asal bakar aja. Tapi mereka ga gubris omongan saya” tambah ON.

Tak hanya mengingatkan agar tidak membakar, ON menyarankan para bajing loncat itu untuk membawa Mira ke kantor polisi saja agar kasusnya ditangani pihak kepolisian.

Namun tak satupun saran ON yang di dengarkan para bajing loncat itu. Sehingga Mira meninggal dunia di Rumah Sakit dengan kondisi luka bakar parah dan lembam-lembam akibat di pukuli dan di tendangi.

Mira menghembuskan nafas terakhir nya pada hari Minggu 5 April 2020 siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Sedangkan kejadian pembakaran terjadi pada Sabtu 4 April 2020.

Saat diminta keterangan kepada AKP Brayan Rio Wicaksono selaku Kanit Reskrim Polsek Cilincing membenarkan adanya kasus tersebut.

Namun Brayan belum bisa menjelaskan secara detail mengenai kronologis peristiwa tersebut. Karena saat ini polisi masih mengejar para tersangka pembakaran transgender tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.