25/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

TKI Yang Pulang Ke Indonesia Langsung Ikut Program Padat Karya

2 min read

Laju Berita – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sedang bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk melakukan pendataan para tenaga kerja Indonesia alias TKI yang baru pulang dari luar negeri.

Nantinya TKI yang kebanyakan baru pulang dari Malaysia ini diarahkan untuk bekerja dan mendapatkan upah lewat program padat karya tunai Kementerian PUPR.

“Kami juga kerja sama dengan Kemenlu, kami akan data PMI (pekerja migran Indonesia) yang baru pulang dari Malaysia kita identifikasi dari mana saja asalnya,” ungkap Basuki lewat rilis video BNPB, Senin (13/4/2020).

Setelah didata dan sudah melewati masa isolasi mandiri, para TKI yang mayoritas kehilangan pekerjaan ini akan diarahkan untuk bekerja sementara lewat program padat karya tunai.

“Jadi setelah isolasi mandiri dia bisa bekerja di padat karya yang sudah kita siapkan di daerahnya tinggal,” ungkap Basuki.

BACA JUGA : Dunia Gempar Akibat Penyebaran Corona, 17 Orang Asik Pesta Narkoba

Lewat program padat karya tunai ini, masyarakat akan dipekerjakan di berbagai proyek. Mulai dari pembangunan irigasi, pembangunan pisew, pelaksanaan program kota tanpa kumuh, dan lain sebagainya.

Apa itu Padat Karya Tunai ? Padat Karya Tunai adalah memberikan pekerjaan yang low technology, tapi padat karya di pedesaan. Terutama untuk mempertahankan daya beli masyarakat di pedesaan,” kata Basuki.

“Jadi kami mendistribusikan uang pembangunan ke desa-desa,” lanjutnya.

Basuki menjelaskan, secara rinci anggaran yang akan dikeluarkan untuk padat karya tunai ada Rp 10,22 triliun. Anggaran itu akan digunakan untuk membeli peralatan, material pembangunan, hingga upah untuk masyarakat. Mereka yang ikut program padat karya tunai ini akan dibayar mingguan.

“Ini semua dibayar mingguan seperti yang biasa terjadi di pedesaan. Ada yang dibayar Kamisan (setiap Kamis) dan mingguan,” jelas Basuki.

Anggaran Kementerian PUPR di tahun 2020 sendiri sebesar Rp 120 triliun. Kemudian direalokasi sebesar Rp 36,19 triliun, Rp 10 triliun di antaranya digelontorkan untuk program padat karya tunai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.