25/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Tina Toon Viral Bikin Laporan e-Reses DPRD Copy Paste

2 min read
Tina Toon Viral Bikin Laporan e-Reses DPRD Copy Paste

LajuBerita – Anggota DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto atau Tina Toon Viral Bikin Laporan e-Reses DPRD Copy Paste. Mantan artis cilik tersebut menjadi sorotan usai laporan e-reses di website DPRD DKI yang disebut copy paste.

Mulanya di sebuah akun Twitter, salah seorang warganet membuat utas yang berisi hasil e-reses sejumlah anggota DPRD milenial. Tina Toon termasuk salah satu anggota DPRD yang mendapat sorotan ini. Pada postingan tersebut tertera foto tangkapan layar yang isinya bertulisan “HASIL RESES FRAKSI PDI PERJUANGAN-II /2015”. Padahal seharusnya dokumen tersebut memasukkan laporan reses tahun 2020.

“Nah, ini anggota muda tapi kok demennya copas2 sepertinya. Mbak Tina apa tidak lebih baik balik profesi lama aja?” tulis akun tersebut.

Baca Juga : Aparat Polisi beserta TNI dan Satpol PP Meminta Habib Rizieq Tes Swab

Pemilik akun Twitter tersebut juga heran atas jumlah masukan reses yang diterima Tina dalam sehari. Yang dipertanyakan adalah mengapa Tina hanya mendapat 3 masukan dari satu lokasi. Karena menurutnya, anggaran reses cukup besar.

“Masak iya seharian Mbak Tina reses di 1 tempat cuma dapat 3 biji masukan?. Kalau dihitung anggaran sekali reses ini 1 masukan mahal, woy..,” tulisnya.

Menanggapi hal tersebut, Tina Toon langsung menepis isu mengenai Laporan e-Reses DPRD Copy Paste. Dirinya menegaskan hal tersebut merupakan kesalahan staf saat melakukan input dokumen.

“Kalau yang dari thread tersebut menyatakan soal copy paste, itu tidak benar. Karena yang benar adalah staf saya salah input” kata Tina, Sabtu 21 November 2020.

Tina mengatakan data asli adalah data yang ada tulisan Agustina H SKom, MH. Sementara, terkait pertanyaan mengenai jumlah masukan yang diterima Tina dalam kunjungan resesnya di 1 lokasi. Tina menjelaskan bahwa tak semua masukan dapat diinput ke website e-reses.

“Satu lagi, sebenernya kalau reses itu setiap kita turun yang dimasukin e-reses yang bisa di-ACC APBD saja. Jadi kayak KJP, KJS, kartu lansia, dan lain sebagainya.” jelas Tina.

Tina menjelaskan masukan warga lainnya yang bersifat pribadi tak bisa dimasukkan juga ke dalam laporan e-reses. Karena masukan tersebut sering menggunakan kocek atau anggaran pribadinya.

“Tapi kalau ada yang mintanya tongkat, kursi roda, atau minta apa gitu, yang bersifat proposal pribadi. Itu nggak bisa dimasukin ke e-reses karena itu pakai duit pribadi,” tuturnya.

Sedangkan untuk kesalahan input laporan dokumen e-Reses tersebut Tina mengatakan sudah diperbaiki. Sesaat setelah mendengar informasi yang beredar di media sosial, Tina segera menghubungi staf yang menginput dokumen tersebut. Ia meminta agar data tersebut diperbaiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.