22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

TikTok Secara Resmi Akan Gugat Trump Atas Pelanggaran di AS

2 min read
TikTok Secara Resmi Akan Gugat Trump Atas Pelanggaran di AS

LajuBerita – TikTok selaku penyedia aplikasi video menyatakan pada Sabtu 22 Agustus 2020, akan menantang secara administrasi Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) di pengadilan.

Tantangan tersebut terkait tuduhan ancaman keamanan nasional pada perusahaan yang dimiliki ByteDance asal China itu.

Saat gesekan dua kubu ekonomi terkuat di dunia, AS dan China memanas, perkara TikTok pun merona. Donald Trump telah menandatangani perintah atas eksekutif pada 6 Agustus 2020 terkait pelarangan Tiktok, yang dimiliki pemerintah China itu, dalam 45 hari.

Perintah tersebut berisi tekanan terhadap TikTok hingga berpotensi dijual ke perusahaan AS.

Dalam pernyataan resmi TikTok yang di lansir dari AFP menyatakan meskipun pihaknya sangat tidak setuju dengan keprihatinan pemerintah. Namun selama nyaris 1 tahun pihaknya sudah berusaha terlibat dengan itikad baik memberikan solusi yang konstruktif.

Baca Juga : Twitter Menolak Untuk Menutup Akun Donald Trump.

Namun yang ditemui adalah kurangnya proses hukum karena pemerintah tidak memperhatikan fakta dan mencoba masuk dalam negosiasi bisnis swasta.

Demi memastikan aturan hukum tak terabaikan, dan perusahaan TikTok serta penggunanya dapat diperlakukan adil, maka perusahaan tidak punya pilihan selain menantang perintah eksekutif melalui sistem peradilan.

TikTok rencananya akan mengajukan gugatan pada pekan depan.

Aplikasi TikTok ini sudah diunduh sekitar 175 juta kali di AS dan lebih dari 1 miliar di seluruh dunia. Trump menuduh TikTok digunakan China untuk mendeteksi lokasi karyawan pemerintah. Tak hanya itu, Trump juga menuduh adanya pembuatan konten untuk pemerasan, dan melakukan spionase swasta.

Namun pihak TikTok menyatakan tidak pernah menyediakan data pengguna di AS untuk pemerintah China. Bahkan sebaliknya, China mengecam tindakan Trump tersebut dengan mengatakannya sebagai tindakan politis.

Sikap AS tersebut menjelang pemilihan umum pada 3 November 2020. Donald Trump yang bersaing ketat dengan Joe Biden semakin keras menyuarakan pesan anti-China.

Microsoft dan Oracle disebut sebagai perusahaan yang berpotensi mengambil alih operasi TikTok di AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.