24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Tersesat di Gunung Agung, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

2 min read

Laju Berita – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang yang tersesat di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali. Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar lokasi awal, yakni ketinggian 2.600 Mdpl.

Yakni, I Ketut Wiyasa (57) pendaki dari Tabanan, dan Ni Made Ayu Widiasari (56) pendaki asal Denpasar, Mereka naik bersama rombongan, Selasa (7/7/2020).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada mengatakan, pihaknya menerjunkan enam personel untuk menuju Pura Pasar Agung. Dimana, merupakan titik awal rombongan pendaki tersebut berangkat.

Setibanya di lokasi, dia mengungkapkan, tim langsung melakukan koordinasi bersama unsur SAR, rekan pendaki dan pihak keluarga. Kemudian, pada pukul 13.59 Wita tim SAR gabungan memulai pencarian.

BACA JUGA : Viral Gadis Korban Berkebutuhan Khusus Pemerkosaan, Ditolak 4 Rumah Sakit

Pendaki dievakusi oleh Basarnas Karangasem, warga, Pasebaya, Kepolisian, TNI, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem.

Proses evakuasi berjalan cukup lama lantaran medannya cukup terjal, Kondisi cuaca di sekitar gunung gerimis dan berkabut.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 orang melakukan pendakian di Gunung Agung untuk melakukan persembahyangan. Mereka memulai perjalanan sejak Selasa (7/7). Ketika, mereka kembali turun dari pendakian, dua orang tertinggal rombongan dan tersesat.

Zona perkiraan bahayanya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak hingga lereng Gunung Agung.

Rekomendasi dari PVMBG yakni masyarakat disekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tak melakukan pendakian dan beraktivitas apapun di zona perkiraan bahaya, Yakni seluruh area dalam radius 4 kilo dari kawah puncak.

Zona berbahaya sifatnya dinamis dan dievaluasi, Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas disekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder.

Seperti aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama saat musim hujan dan itu pun jika material erupsi masih terpapar di area puncak Gunung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.