24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Tersangka Perusakan Alquran di Sukoharjo berasil di Amankan Polisi

2 min read

Laju Berita – Aksi perusakan Alquran terjadi di Masjid Al Huda, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat seluruh kertas halaman tulisan huruf Arab terlepas dari sampul dan tersebar di salah satu ruangan masjid.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yoga Pamungkas membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya telah mengamankan satu orang wanita yang diduga sebagai pelaku berinisial ES (49).

ES warga Dukuh Gatak, Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tersangka Melakukan perbuatanya pada hari Senin 5 Oktober 2020.

“Memang ada aksi tersebut (perobekan Alquran) di Desa Dalangan. Awalnya anggota kami mendapatkan laporan dari masyarakat.

BACA JUGA : Kapal Ikan Berisi 12 Nelayan Hilang di Laut Bali

Kemudian kita lakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan dengan cara melakukan penyisiran di wilayah Sukoharjo dan tepatnya pada saat di daerah Lengking, Kecamatan Bulu, petugas melihat dan mengamankan seorang perempuan dengan ciri-ciri seperti yang disampaikan oleh masyarakat Desa Dalangan (pelapor),” ujar Yoga saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Rabu (7/10).

Terkait kronologis peristiwa, Kapolres menyampaikan, sekitar dua hari lalu, tersangka pulang dari rumah kakak kandungnya di Dukuh/Desa Trucuk, Klaten dengan menumpang ojek. Dia kemudian turun di SMP Negeri 2 Bulu, Sukoharjo.

Karena bingung untuk pulang ke rumah, ES kemudian berjalan-jalan di daerah tersebut. Pada hari Senin 5 Oktober sekitar pukul 20 WIB, dia berhenti dan beristirahat di Masjid Al Huda di Desa Dalangan.

“Kemudian pada malam harinya ES merasa tidak enak badan, pusing dan muntah-muntah di dalam masjid. Setelah itu dia mengambil Alquran yang berada didekatnya dan merobek robek Alquran tersebut di dekat mimbar masjid,” terangnya.

Kapolres menjelaskan, pihaknya belum mengetahui tersangka akan dikenakan pasal berapa. Karena masih menunggu proses pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainudin Surakarta. Tersangka diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.