22/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Terkait Kasus Mafia Anggaran, Mobil Anak Bupati Labura Disita KPK

2 min read
Terkait Kasus Mafia Anggaran, Mobil Anak Bupati Labura Disita KPK

Laju Berita – KPK menyita mobil dari anak Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) Kharuddin Syah Sitorus (KSS). Khairuddin merupakan tersangka kasus mafia anggaran Pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN-P 2017 dan APBN 2018.

“Dalam perkara ini, tim penyidik juga melakukan penyitaan 1 unit mobil dari anak bupati Labura yaitu Erni Arianti dan dititipkan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumatera Utara,” kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).

Ali menyatakan mobil tersebut diduga dibeli dengan uang hasil korupsi. Uang tersebut berasal dari kontraktor yang mendapatkan proyek di Labura.

“Mobil tersebut diduga pembeliannya menggunakan uang dari kontraktor yang mendapatkan proyek di Labura,” ujarnya.

Penyitaan mobil dilakukan usai KPK memeriksa Kepala Cabang Dealer Suzuki Arista Abadi, Liwan. Terhadap Liwan, KPK mengkonfirmasi mengenai adanya pembelian unit kendaraan untuk kepentingan tersangka yang uangnya diduga berasal dari pihak kontraktor.

Selain Liwan, KPK memeriksa dua orang saksi lainnya. Keduanya adalah pegawai Gembira Money Changer, Widya Santi Kumari, dan pemilik/pegawai Deli Megah Valutindo, Sally.

Baca Juga : Telegram Siapkan Fitur Baru Voice Chat Untuk Group

“Didalami mengenai pengetahuannya mengenai BB (barang bukti) yang ada hubungannya dengan perkara ini dan mengenai adanya proses penukaran uang di money changer terkait dengan perkara ini,” ungkap Ali.

Seperti diketahui, Selasa (10/11/2020), KPK menetapkan Bupati Labuhanbatu Utara, Kharuddin Syah alias Buyung dan mantan Wakil Bendahara Umum PPP, Puji Suhartono sebagai tersangka dalam pusaran kasus korupsi ini. Terhadap keduanya telah dilakukan penahanan.

Sehari berselang, KPK juga telah menetapkan mantan anggota DPR Fraksi PPP, Irgan Chairul Mahfiz, dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Labura, Agusman Sinaga, sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan pengembangan kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.