26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

[TEKNO] Ponsel Ilegal Atau BlackMarket Masih Dapat Jaringan Seluler ?

2 min read

Laju Berita – Efektivitas regulasi blokir ponsel ilegal atau Black Market (BM) melalui IMEI dipertanyakan. Indonesia Technology Forum (ITF) mengklaim melalui investigasinya menemukan masih banyak ponsel ilegal di pasar yang mendapatkan jaringan operator seluler setelah regulasi tersebut berlaku efektif pada 18 April 2020.

Menanggapi masalah tersebut, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Ismail, mengaku sedang berkomunikasi dengan para operator seluler. Namun, dia menegaskan tak menyudutkan operator seluler karena ponsel ilegal masih mendapatkan jaringan.

Dari pihak kami yang menyiapkan sistem adalah operator seluler. Saya juga sedang berkoordinasi terus mengenai masalah tersebut, ungkap ismail.

BACA JUGA : Adik Ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo Dikabarkan Meninggal Dunia

Menurut Ismail, sejauh ini belum diketahui angka pasti ponsel ilegal setelah pemberlakukan blokir IMEI yang bisa menggunakan jaringan seluler.
Ini perlu diinvestigasi terlebih dahulu, dan komunikasi dengan operator seluler masih berjalan. Respons mereka sejauh ini bagus, sedang bekerja.

HASIL DARI INVESTIGASI TEAM KEMKOMINFO

Sebelumnya, Indonesia Technology Forum (ITF) mengaku telah melakukan investigasi pasar. Temuan mereka menunjukkan peredaran ponsel ilegal masih marak dan mendapat jaringan dari operator seluler.

ITF juga mendapati beberapa kreator konten di YouTube dan konsumen mengaku telah membeli iPhone SE 2 2020 ilegal. Semestinya, ponsel ilegal tak bisa mendapat jaringan seluler karena IMEI perangkat tak terdaftar pangkalan data di Kemenperin. Namun di lapangan, perangkat itu tetap mendapat layanan seluler.

Menanggapi temuan investigasi ITF, pelaku industri smartphone meragukan komitmen pemerintah dan mempertanyakan mengapa hal itu masih terjadi di pasar.

Senada dengan Andi Gusena, Manajer Pemasaran Evercoss, Suryadi Willim, menilai bahwa jika ponsel Black Market masih beredar dan mendapat tempat, iklim industri dan kepentingan konsumen serta pendapatan negara akan terganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.