28/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

[TEKNO] Limbah Elektronik Mencapai Hingga 53,6 juta Ton

1 min read

Laju Berita – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan, jumlah limbah elektronik yang diproduksi pada 2019 mencapai 53,6 juta ton.

Jumlah limbah elektronik ini meningkat 9,2 juta ton ketimbang tahun sebelumnya. Demikian menurut laporan Global E-Waste Monitor 2020 yang dirilis PBB.

PBB mengartikan limbah elektronik (e-waste) sebagai produk elektronik bekas yang telah dibuang. Bentuknya beragam, bisa baterai lawas, bekas kabel, atau apa pun yang mengandung material beracun dan berbahaya seperti merkuri.

BACA JUGA : [TEKNO] Microsoft Ubah Menu Start Windows 10 Menjadi Lebih Baik

dari jumlah total limbah e-waste tersebut, sebanyak 17,4 juta ton berasal dari peralatan elektronik kecil. Lalu 13 juta ton lainnya berasal dari peralatan besar dan peralatan pertukaran suhu menyumbang hampir 11 juta ton.
Diikuti oleh layar dan monitor (6,7 juta ton), peralatan telekomunikasi berukuran kecil (4,7 juta ton), dan lampu (0,9 juta ton).

BENUA DI DUNIA YANG MEMPRODUKSI BANYAK LIMBAH

Laporan itu juga mengungkap benua mana yang paling banyak menyumbang sampah elektronik. Rupanya negara-negara di benua Asia menyumbang limbah paling banyak (25 juta ton), diikuti Amerika (13 juta ton), dan Eropa (12 juta ton). Sementara Afrika dan Oseania menyumbang 2,9 juta ton limbah elektronik.

Dalam kaitannya dengan jumlah per orang, Eropa dan Oseania rata-rata menyumbang limbah lebih dari 16 kg per orang. Di Amerika sekitar 13 kg sampah per orang, Asia sekitar 5,6kg per orang, dan Afrika sekitar 2,5kg per orang.

Laporan ini juga mengungkap, berdasarkan angka per kapita, rata-rata pria, wanita, dan anak-anak membuang sekitar 7,3 kg limbah elektronik pada 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.