22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

[TEKNO] Kominfo Fokus Urus 4G Sampai Pelosok Baru Loncat ke 5G

2 min read
[TEKNO] Kominfo Fokus Urus 4G Sampai Pelosok Baru Loncat ke 5G

5G, wifi, network, Internet, Technology

LajuBerita – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan konektivitas 5G akan diterapkan di Indonesia dalam waktu dekat.

Lebih dahulu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menyiapkan frekuensi mulai dari 600 MHz hingga 6 GHz, terutama dalam rentang 3,5 GHz hingga 4,2 GHz untuk keperluan 5G. Akses internet 5G akan direalisasikan untuk smartphone pada 2020-2021.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail MT juga memastikan bahwa 5G sebetulnya sudah siap untuk diimplementasikan.

Menurutnya sebelum melangkah ke 5G, pemerintah fokus meratakan jaringan 4G sampai ke pelosok negeri.

“Kita fokus 4G dulu agar konektivitasnya bisa sampai di pelosok Tanah Air,” kata Ismail lewat konferensi pers virtual, Rabu (29/7).

Tahap awal Kemenkominfo memastikan konektivitas 5G akan diterapkan terlebih dahulu di kawasan industri.

Baca Juga : [TEKNO] Akan Segera Diperkenalkan Black Shark 3 Versi Snapdragon 865 Plus.

Menyoal 5G, Kemenkominfo sempat mengatakan ada sejumlah kendala untuk menerapkan teknologi jaringan 5G di Indonesia, terutama pada frekuensi low layer dan middle layer.

Low layer sendiri memiliki tiga frekuensi yaitu 700, 800, dan 900. Sementara middle layer berada di frekuensi 1800, 2100, dan 2300.

Karena, kedua layer tersebut masih digunakan oleh operator lain jauh sebelum wacana 5G digaungkan. Sama halnya dengan frekuensi 2.6 GHz dan 3.5 GHz yang masih digunakan oleh satelit dan pihak Kemenkominfo mengatakan pihaknya juga tengah mengupayakan percepatan proses pengakhiran frekuensi itu.

“Sudah siap kok 5G. Untuk 5G di industri beda lagi, nanti ini akan mendukung IoT karena nanti 5G akan dibangun di kawasan industri duluan,” ucap Ismail.

Ismail menjelaskan, nantinya 5G bakal dibangun di daerah yang membutuhkan latensi rendah sehingga Internet of Things (IoT) bisa diimplementasikan.

Jika negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan tengah siap-siap menyambut kehadiran 5G, kita di Indonesia kembali harus bersabar dan menikmati 4G terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.