20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

[TEKNO] Hampir 235 Juta Data Pengguna Instagram, TikTok, dan YouTube Terekspos di Internet

1 min read
[TEKNO] Hampir 235 Juta Data Pengguna Instagram, TikTok, dan YouTube Terekspos di Internet

LajuBerita – Database hampir 235 juta data pengguna yang sudah dikumpulkan (scraped) dari Instagram, TikTok, dan YouTube terekspos atau bocor di internet.

Berisikan informasi pribadi pengguna, termasuk nama, nomor kontak, gambar, dan statistik jumlah follower, database itu kedapatan tidak terproteksi dengan password dan dapat diakses siapa pun.

Sebelumnya juga peneliti kemanan di Comparitech, Bob Diachenko, menemukan tiga salinan database yang sama pada 1 Agustus, sebagaimana dilansir The Next Web, Jumat (21/8/2020).

Ia mengatakan, database ini merupakan milik perusahaan analitik yang sudah tidak aktif lagi, yakni Deep Social.

Baca Juga : [TEKNO] Lama Tenggelam, BLACKBERRY Siap Rilis Ponsel Pintar 5G Ditahun 2021.

Saat Bob dan timnya menindaklanjuti hal tersebut ke Deep Social, mereka dialihkan ke perusahaan analitik lainnya yang berbasis di Hong Kong, yaitu Social Data.

Saat ditanya, Social Data mengakui ada kebocoran data tersebut dan langsung menutup akses ke database. Akan tetapi, mereka membantah memiliki hubungan apa pun dengan Deep social.

Pernyataan Social Data

Dalam pernyataannya, juru bicara perusahaan mengatakan semua data yang dikumpulkan tersebut bersifat publik, dan tidak diambil secara diam-diam.

Meski begitu, perusahaan seperti YouTube, Instagram, dan TikTok sendiri sudah melarang praktik pengumpulan data model semacam ini.

Hingga kini, baik YouTube, TikTok, dan Instagram belum memberikan informasi resmi terkait kasus tersebut.

Berpotensi Disalahgunakan

Seperti disebutkan, database yang berisikan rincian informasi pengguna dari ketiga platform media sosial populer tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak lain.

Dengan informasi ini, penjahat siber dapat menggunakannya untuk melancarkan aksi phishing dan spam kepada korban yang tak sadar data mereka sudah terekspos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.