23/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

[TEKNO] GOOGLE Hapus 6 Aplikasi Jahat Terinfeksi Malware Joker

2 min read

Laju Berita – Para peneliti keamanan siber dari Pradeo mendapati ada 6 aplikasi di toko aplikasi Google Play Store yang telah terinfeksi malware Joker. Parahnya total jumlah unduhan dari 6 aplikasi jahat mencapai 2 juta kali unduh.

Keenam aplikasi yang dimaksud tersebut antara lain adalah Convenient Scanner 2. Safety AppLock, Push Message-Texting & SMS, Emoji Wallpaper, Seperate Doc Scanner, dan Fingertips GameBox.

“Aplikasi-aplikasi ini terinfeksi malware kini sudah dihapus dari Google Play Store. Tetapi masih terpasang di smartphone milik penggunanya,” kata firma keamanan Pradeo, seperti dikutip dari Business Insider India, Kamis (3/9/2020).

BACA JUGA : [TEKNO] User APPLE, Sudah Menanti Smartwatch Murah Akhir Tahun Ini

Joker sendiri adalah bot jahat yang dikategorikan sebagai Fleeceware. Aktivitas utamanya adalah mensimulasi klik dan gangguan SMS di perangkat pengguna untuk berlangganan ke konten atau layanan yang tidak diinginkan. Semua ini dilakukan tanpa sepengetahuan atau persetujuan penggunanya.

Dengan menggunakan kode seminimal mungkin, Joker menghasilkan jejak yang sangat minim sehingga agak sulit dideteksi.

Pengguna Diminta Untuk Hapus 6 Aplikasi Jahat

Malware Joker kedapatan menginfeksi ribuan aplikasi. Untuk itu, para pengguna yang masih memasang aplikasi-aplikasi di atas pada smartphone-nya, disarankan untuk menghapus.

“Pengguna juga disarankan segera menghapus ke-6 aplikasi di atas dari perangkat, untuk menghindari aktivitas curang yang tidak diinginkan,” tulis Pradeo.

BACA JUGA : [TEKNO] User APPLE, Sudah Menanti Smartwatch Murah Akhir Tahun Ini

Google juga telah menghapus lebih dari 1.700 aplikasi yang telah disusupi malware Joker, sejak 2017.

Para peneliti dari perusahaan keamanan siber Check Point menemukan adanya varian baru dari malware Joker yang bernama Joker Dropper dan spyware Premium Dialer di Google Play.

Terus Berevolusi

Dengan cara bersembunyi di aplikasi resmi, versi update dari malware Joker ini mampu mengunduh malware tambahan ke perangkat dan berusaha untuk berlangganan ke layanan premium tanpa diketahui pengguna.

Joker juga menjadi salah satu malware yang persisten di Android, pasalnya malware ini kerap menemukan cara agar bisa masuk ke toko aplikasi resmi Google.

Hanya dengan mengubah kodenya sedikit demi sedikit, malware ini berhasil menyusupi aplikasi dan kembali masuk ke Google Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.