28/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Tanggapan Komisi V DPR Tentang Jalan Tol Ke Anies

2 min read
Tanggapan Komisi V DPR Tentang Jalan Tol Ke Anies

Tanggapan Komisi V DPR Tentang Jalan Tol Ke Anies – Tentang usulan Anies bahwasannya sepeda jenis road bike diizinkan masuk ke Tol Lingkar Dalam Jakarta setiap hari minggu mendapatkan sorotan dari Komisi V DPR RI.

“Iya saya kira begini kembalikan lagi lah kepada fungsi tol, bebas hambatan, dan tol itu diberikan fasilitas kepada masyarakat untuk bisa menikmati jalan itu lebih baik gitu. Jadi saya kira kalau bersepeda harus masuk tol hari minggu, kurang tepat,” kata Wakil Ketua Komisi V, Syarief Alkadri saat dihubungi, Rabu (26/8/2020).

Ia pun menambahkan bahwa keamanan lalu lintas di jalan tol akan terganggu jika sepeda balap diizinkan melintas. Koordinasi antar seluruh instansi terkait juga harus matang jika ingin sepeda balap melintas di tol.

“Jalan tol itu nggak usah diganggu lah, supaya betul-betul orang bisa menikmati jalan itu. Kemudian hari Minggu seharusnya kita bisa lengang. Dengan ada sepeda juga akan membawa ini, dan tentu akan membawa masalah keamanan ini harus dikoordinasikan semua,” papar Syarief.

Syarief menegaskan, apapun jenis sepedanya tidak akan aman melintas di tol. Selain itu, sebut dia, ada juga aturan mengenai batas kecepatan minimal kendaraan.

“Kita jangan hanya (liat jenis road bike) itu, tapi liat sisi keselamatannya sepeda. Jalan tol itu kan sudah ada batas minimal dan batas maksimal (kecepatan). Artinya, yang namanya jalan tol harus diubah kalau gitu, bukan lagi jalan tol. Kemudian beberapa sisi nggak tepatlah kalau itu, ya, namanya sepeda, ya, dengan kendaraan besar, truk juga lewat di situ, saya kira ini dari aspek amannya nggak menjamin, ya,” sebutnya.

Dia pun meminta untuk Gubernur DKI Anies Baswedan membaca aturan lagi terkait jalan tol sebelum membuat kebijakan. Nurhayati mengingatkan bahwa aturan dibuat demi keselamatan masyarakat.

“Ya, mungkin melihatnya hanya pada pengguna jalan, tapi tidak memikirkan aspek-aspek lainnya. Pak Anies harus baca aturan dulu lah, kan ada aturan yang mengatur. Semua tempat ini bukan private proprety, ini public property, semua diatur UU, regulasinya ada, aturannya ada. Kita membuat UU itu kan untuk yang pastinya keselamatan masyarakat luas,” imbuhnya.

( Baca Juga : Club Bola Spanyol Elche Ingin Dilatih Oleh Maradona )

Surat permohonan Anies itu beredar di media sosial. Hal dalam surat yang beredar tersebut berisikan permohonan pemanfaatan ruas Jalan Tol Lingkar Dalam (Cawang-Tanjung Priok).

“Mohon kiranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat memberikan izin pemanfaatan 1 ruas jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok) sisi barat sebagai lintasan road bike guna mengakomodir pengguna sepeda pada setiap hari Minggu pukul 06.00-09.00,” demikian bunyi salah satu isi surat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.