30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Syarat Bepergian Dengan Kereta Api saat Pandemi Covid-19

2 min read
Syarat Bepergian Dengan Kereta Api saat Pandemi Covid-19

LajuBerita – Selama kita menghadapi pandemi Covid-19 dianjur untuk tetap berada dirumah saja dan tidak melakukan bepergian dekat maupun jauh.

Namun apabila ada tugas atau keperluan mendesak dan harus pergi dengan kereta api, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Khusus bagi para calon penumpang kereta api, PT KAI (Kereta Api Indonesia ) Persero memberlakukan aturan baik Kereta Api jarak jauh maupun Kereta Api Rel Listrik (KRL) atau Commuterline Jabodetabek, pada masa PSBB.

PT KAI telah menjalankan protokol Covid-19 sesuai dengan arahan Gugus Tugas, Seperti sejak kedatangan di stasiun sudah melakukan beberapa hal, seperti sosialisasi kepada penumpang, petugas penyemprot disinfektan, dan penumpang wajib memakai masker.

Sedangkan untuk perjalanan jarak jauh, PT KAI hanya mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB). Untuk itu perusahaan menutup penjualan tiket secara online.

Baca Juga : 3 Korban Jiwa Akibat Pembagian Sumbangan di Sri Lanka.

KLB merupakan kereta api yang dikhususkan bagi penumpang dengan keperluan perjalanan dinas atau pengusaha dan WNI yang baru pulang ke Tanah Air dari luar negeri atau repatriasi.

Berikut adalah sejumlah syarat yang harus diperhatikan calon penumpang kereta.

1. Menunjukkan dokumen berupa surat keterangan sehat hasil rapid test/swab test resmi, kartu identitas seperti KTP, SIM, paspor, KK, surat tugas atau dinas resmi dari instansi terkait atau perusahaan. Syarat ini harus sudah disiapkan sebelum membeli tiket kereta api. Selama PSBB pembelian tiket hanya dilayani di gerai resmi PT KAI di stasiun besar tertentu.

2. Bagi penumpang Commuterline atau KRL, pihak PT KAI memberlakukan aturan protokol yang wajib ditaati, seperti lolos uji temperatur tubuh melalui alat pengukur suhu tubuh yang dilakukan oleh petugas di pintu masuk stasiun. Jika calon penumpang suhunya di atas 38 derajat Celcius, akan ada penanganan di ruang isolasi stasiun.

3. Calon penumpang wajib memakai masker, menjaga jarak sesuai yang dianjurkan sesuai dengan tanda pada setiap gerbong, baik di kursi maupun berdiri. Selama PSBB, jumlah penumpang setiap gerbong dibatasi maksimal hanya 60 orang.

PT KAI juga memastikan kenyamanan dan sterilisasi sesuai protokol, baik di dalam kereta maupun di setiap stasiun dengan memberikan fasilitas cuci tangan dengan sabun, menyemprot cairan disinfektan di setiap gerbong dan sarana prasarana yang lain secara berkala.

PT KAI juga selalu menyiagakan petugas gabungan di setiap stasiun, seperti dari Gugus Tugas Pusat dan Daerah, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri, dan dari PT KAI untuk memberikan pelayanan dan menciptakan rasa aman bagi para calon penumpang.

Meskipun telah memenuhi persyaratan sesuai protokol pencegahan virus, PT KAI tetap menganjurkan agar masyarakat dapat mematuhi aturan PSBB dari pemerintah, sehingga penyebaran virus Corona dapat dicegah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar memenuhi PSBB, yang pertama di rumah. Kalau memang perlu bepergian, maka hanya yang benar-benar memerlukan atau harus bepergian,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.