01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Surat Staf Milenial Jokowi kepada Camat Dinilai Maladministrasi

3 min read
Surat Staf Milenial Jokowi kepada Camat Dinilai Maladministrasi

LajuBerita – Viralnya surat staf khusus milenial Presiden Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra yang ditujukan kepada camat di seluruh Indonesia menuai polemik.

Penggunaan kop Sektretariat Kabinet dan menyebut PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) yang merupakan milik Andi Taufan dinilai tak tepat.

Ahli hukum tata negara Universitas Sebelas Maret (UNS) Agus Riewanto menilai apa yang dilakukan Andi Taufan merupakan maladminstrasi dan melanggar hukum.

“Pejabat negara tak boleh melakukan tindakan administrasi di luar wewenangnya,” ungkap Agus.

Agus pun menilai Ombudsman harus bergerak untuk menangani surat yang kini sudah menjadi perbincangan publik.

“Ombudsman harus bertindak,” ungkapnya.
Sementara tersebut Jokowi pun dinilai harus menindak staf milenialnya tersebut.

“Presiden juga harus bertindak, harus diperingatkan tersebut,” ungkapnya.

Agus menilai ranah polemik ini terletak pada pelanggaran kode etik.

Agus menyebut presiden menjadi yang berwenang untuk melakukan penindakan.

Lebih lanjut, Agus juga menilai surat tersebut melanggar hukum.

Meskipun, niat yang dilakukan Andi Taufan baik dan merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan. Namun dalam hukum tak cukup hanya tujuan, namun harus dilakukan secara baik pula.

Menurutnya, jika niat baik namun menggunakan cara yang salah, hal tersebut termasuk pelanggaran.

Karena pejabat negara menurut Agus, akan diperhatikan dalam dua aspek.
Pertama, kepentingan publik pada kebajikan dan kedua pejabat publik harus taat pada hukum.

Jokowi dinilai perlu untuk memberikan penindakan untuk menghindari kejadian lain.

“Ini presiden perlu memberikan tindakan, karena ini bisa memancing pejabat publik lain,” ungkapnya.

Baca Juga : Baru Hirup Udara Bebas, Dapat Asimilasi Corona Napi Masuk Bui Lagi Gegara Jambret Buat Beli Bir.

Menurut Agus, Jokowi bisa memberikan peringatan bahkan mencopot.

“Jika hukum adminastrasi biasanya diperingatkan dulu sebelum diberhentikan. Namun bila dianggap sudah mempermalukan presiden bisa juga nanti diganti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menilai pejabat negara sebaiknya tak lagi berkecimpung di perusahaan. Karena pada Undang-undang Pejabat Negara sudah di atur. Dan hal ini dikhawatirkan ada indikasi konflik kepentingan.

Sementara, Andi Taufan sudah menyampaikan permohonan maaf terkait keberadaan surat tersebut.

“Saya mohon maaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut,” kata Andi lewat keterangan tertulis.

Ia menjelaskan kalau aktivitas perusahaan yang dimilikinya dalam memerangi virus Corona di tingkat desa tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Perlu saya sampaikan bahwa surat tersebut bersifat pemberitahuan dukungan kepada Program Desa Lawan Covid-19 yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” ungkap Andi.

Maksud Andi mengirim surat tersebut kepada semua camat di Indonesia ialah untuk gerak cepat dalam pencegahan dan penanggulangan virus Corona.

Andi menilai hal tersebut bisa dilakukan lewat dukungan secara langsung oleh tim lapangan Amartha yang berada di bawah kepemimpinannya.

Andi menjelaskan dukungan tersebut murni atas dasar kemanusiaan dan menggunakan biaya Amartha serta donasi dari masyarakat yang akan dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Selain tersebut, dutegaskan pula dukungan tersebut dilakukan tanpa menggunakan anggaran negara. Seluruh masyarakat baik pemerintah, swasta, lembaga, dan organisasi masyarakat lainnya bergotong royong untuk menanggulangi Covid-19 dengan cepat,” jelas Andi Taufan.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf atas segala kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul. Saya akan tetap membantu desa dalam kapasitas dan keterbatasan saya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.