20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Surabaya Raya Pastikan Terapkan Jam Malam Pada Saat PSBB

2 min read

Laju Berita – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memastikan bahwa aturan soal jam malam atau aktivitas masyarakat pada malam hari, pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pada malam tersebut akan diterapkan di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik Jatim, mulai Selasa (28/4).

BACA JUGA : Presiden Joko Widodo Memberhentikan Anggota KPAI Sitti Hikmawatty

“Untuk jam malam nanti kita akan prioritaskan, memang untuk betul-betul menjaga suasana PSBB. Ini betul-betul hal yang sangat penting, untuk itu tidak perlu keluar malam,” kata Luki di Mapolda Jatim, Senin (27/4).

Luki meminta masyarakat tak beraktivitas saat malam hari. Ia menyebutkan sejumlah anak muda malah trek-trekan di Surabaya, beberapa hari terakhir. Ia mengaku bakal menertibkan hal jtu.

“Kemarin ada trek-trekan di jalan raya kita tindak tegas, sudah tahu ada PSBB malah trek-trekan. Apabila masyarakat melanggar kita akan membawa kembali kita juga ada aturan dan sanksi,” ujarnya.

Namun pada saat ditanya sanksi yang dijatuhkan kepada pelanggar aturan jam malam, Luki belum mengumumkannya secara detail. Ia mengatakan polisi hanya menertibkan dan memberikan imbauan kepada pelaku pelanggaran.

BACA JUGA : Presiden Joko Widodo Memberhentikan Anggota KPAI Sitti Hikmawatty

“Untuk jam malam, kita akan lebih mengutamakan pada imbauan,” kata dia.

walaupun demikian, Luki menyebut tak semua aktivitas warga dilarang saat jam malam. Luki menyebutkan beberapa aktivitas warga tetap diizinkan berlangsung seperti pasar tradisional malam yang tetap diperbolehkan buka.

Kemudian juga aktivitas warga yang berkaitan dengan kesehatan, logistik serta makanan. Namun hal tersebut tetap haruslah berdasarkan dengan aturan khusus.

“Orang-orang yang nanti ada berobat, ambulans ada yang mau beli obat, ojol yang antar makanan apalagi pas bulan puasa. Untuk ojol. juga boleh yang membawa barang,” kata dia.

Peraturan soal jam malam sendiri tak tercantum dalam Pergub Jatim Nomor 18 Tahun 2020, juga pada Perwali Surabaya 16 Tahun 20200. Meski demikian dalam Perbup Sidoarjo Nomo 31 tahun 2020, dan Perbup Gresik Nomor 12 Tahun 2020 mengatur soal hal itu. Dalam dua peraturan tersebut tertulis bahwa, masyarakat dilarang beraktivitas pada malam hari mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.