22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Seorang Perawat di Ambon Dipukuli Keluarga Pasien Virus Corona

2 min read
Seorang Perawat di Ambon Dipukuli Keluarga Pasien Virus Corona

LajuBerita – Polresta Pulau Ambon dan PP Lease telah menindaklanjuti laporan seorang perawat RSUD dr M Haulussy di Ambon yang diduga dikeroyok dan dianiaya.

Tiga anggota keluarga almarhum HK, pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada Jumat (26/6). Saksi-saksi sudah diperiksa.

“Saksi-saksi sudah diperiksa dan polisi telah membuat surat pemanggilan terhadap para terduga atau terlapor untuk menghadap Senin besok (29/6),” kata Kepala Polresta Pulau Ambon, Komisaris Besar Polisi Leo Simatupang,di Ambon, Ahad.

Perawat RSUD Haulussy yang diduga dikeroyok dan dianiaya istri serta dua anak HK adalah Jumima Orno pada Jumat, (26/6) pagi sekitar pukul 07:30 WIT di depan ruang jenazah pasien Covid-19 di RSUD dr M Haulussyitu.

Dengan didampingi penasihat hukumnya, Orno mendatangi SPKT Polresta Ambon untuk membuat pengaduan. Menurut Simatupang, laporan korban ke SPKT memang sudah ditindaklanjuti. Polisi melakukan pemeriksaan beberapa saksi, dan juga membuat surat pemanggilan terhadap terlapor untuk menghadap ke Markas Polresta Ambon dan PP Lesse.

Sementara penasihat hukum korban, Ronny Samloy, menyatakan, kejadian yang dilaporkan itu adalah pengadangan dan pengambilan paksa jenazah di Jalan Jenderal Sudirman, Ambon.

Baca Juga : Kota Surabaya Semakin Ditekankan Untuk Atasi Covid-19.

“Yang dilaporkan ke SPKT Polresta Ambon ada tiga orang pelaku di antaranya istri almarhum bersama dua anaknya Nr, seorang perawat yang bertugas di RSU Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, ditambah satu anak laki-laki lainnya bernama Andi,” jelas Samloy.

Kronologi peristiwanya, Dia menuturkan peristiwa yang menimpa kliennya kala itu tengah bertugas piket malam hingga pagi di lantai dua di ruang isolasi pasien covid-19. Sementara rekannya, Sely, bertugas di lantai satu tempat HK diisolasi.

Ketika Orno turun ke lantai satu sekitar pukul 07:00 WIT, Sely meminta bantuan Orno mengantarkan jasad pasien HK ke ruang kamar mayat khusus pasien covid-19. Ketika sampai di ruang jenazah, keluarga pasien tiba-tiba muncul dari arah belakang, saat salah satu rekan Orno membuka pintu kamar mayat.

Kemudian keluarga pasien berinisial NK menarik dan memukuli Orno, kemudian istri pasien turut memukulinya. Orno berusaha menyelamatkan diri, tetapi salah satu anak laki-laki HK menahan dan ikut mengeroyok.

Saat itu, Orno masih berupaya melarikan diri. Namun, ada yang menendang bagian belakang korban hingga terjatuh. Mereka kembali memukuli Orno di bagian kepala.

“Korban tersebut dipukuli keluarga pasien tanpa alasan jelas, dan diduga ada informasi sepihak yang berkembang bahwa pasien saat masuk RSUD tidak dirawat secara baik, sempat minta makan jam 02:00 WIT namun tidak dilayani hingga menyebabkan pasien meninggal dunia,” jelas Samloy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.