01/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Selama Pandemi Angka Kehamilan di Kota Pariaman Naik 8 Persen

2 min read
Selama Pandemi Angka Kehamilan di Kota Pariaman Naik 8 Persen

LajuBerita – Angka kehamilan di Kota Pariaman, Sumatera Barat diketahui telah meningkat naik hingga delapan persen selama pandemi COVID-19.

sehingga pemerintah setempat perlu mempersiapkan langkah agar tidak terjadi peningkatan signifikan hingga akhir tahun.

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan untuk mengatasi peningkatan angka kehamilan tersebut, pemerintah membuat program pelayanan keluarga berencana (KB) serentak secara nasional dan untuk Kota Pariaman ditargetkan 178 akseptor,” ucapnya.

Dalam sambutan Pelayanan KB serentak (sejuta akseptor) dan peringatan Hari Keluarga Nasional di Pariaman, Senin (29/6/2020), Ia mengatakan program pelayanan tersebut dilakukan karena selama pandemi COVID-19 terjadi peningkatan kehamilan 17 persen secara nasional. Jadi, perlu ada upaya untuk menanganinya.

Jika terjadi peningkatan kehamilan maka akan berdampak pada ekonomi keluarga serta kondisi anak yang dilahirkan menjadi stunting.

“Stunting ini terjadi karena selama mengandung sang ibu kurang mendapatkan gizi akibat permasalahan ekonomi,” katanya.

Baca Juga : 8 Cara Mudah Untuk Melatih Anak Berjalan Dengan Cepat.

Ia mengatakan untuk mengatasi hal tersebut pihaknya juga telah mempersiapkan langkah dengan mendampingi ibu hamil melalui bidan desa, pemberian makanan tambahan, serta pendampingan setelah melahirkan.

Pihaknya menyampaikan angka kehamilan di Kota Pariaman setiap tahunnya antara 1.590 sampai 1.660 yang hingga bulan ini seharusnya realisasinya 50 persen dari angka tersebut, namun hingga sekarang telah mencapai 58 persen.

Jika tidak dikendalikan, pada akhir 2020 angka kehamilan di Kota Pariaman lebih dari 1.660. Jadi, diharapkan dengan adanya pelayanan KB serentak, hal itu dapat menutupi peningkatan angka kehamilan yang terjadi sekarang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kota Pariaman Nazifah mengatakan untuk pelayanan KB tersebut pihaknya menggunakan empat Puskesmas yang ada di daerah itu.

Ia menyampaikan kegiatan tersebut tidak saja untuk menekan angka kehamilan di Pariaman, namun juga sebagai rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional.

“Ini perlu dilakukan untuk mengingatkan kembali tentang pentingnya keluarga,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.