21/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Sebagian Pasien Corona Alami Kerusakan Paru-Paru Permanen Ketika Sudah Sembuh

1 min read
Sebagian Pasien Corona Alami Kerusakan Paru-Paru Permanen Ketika Sudah Sembuh

LajuBerita – Sebanyak puluhan ribu pasien penyitas COVID-19 mengalami kerusakan paru-pru permanen setelah terinfeksi dari pandemi berbahaya virus Corona ini.

Para dokter mengklaim, pasien tersebut mengalami jaringan parut (fibrosis) pada paru-paru yang disertai gejala ringan lainnya, seperti batuk dan sering kelelahan.

Para ahli mengklaim beberapa dari pasien itu mengalami fibrosis paru-paru. Bahkan pasien yang mengalami kondisi ini dan meninggal hingga 42.000 orang.

Anggota komita eksekutif dari British Society of Thoracic Imaging dan penasihat untuk Royal College of Radiologists, Dr Sam Hare, mengatakan kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Pasien COVID-19 yang sembuh pun harus kembali melakukan pemeriksaan untuk mengecek keadaan paru-paru mereka.

Baca Juga : Tentara Perdamaian Indonesia Gugur dalam Misi PBB di Kongo.

“Dalam pemindaian selama enam minggu, sejauh ini saya melihat sekitar 20-30 persen pasien yang dirawat di rumah sakit menunjukkan kerusakan paru-paru permanen,” pungkasnya yang dikutip dari The Sun, Rabu (24/6/2020).

Kondisi ini diperkirakan dipicu oleh respons imun yang berlebihan. Mengakibatkan banyak lender dan cairan yang mengisi kantung Udara di paru-paru. Hal ini membuat pasien susah bernapas dan harus dibantu alat, seperti ventilator.

Sebelumnya, studi di China telah menunjukkan bahwa pasien COVID-19 mengalami kerusakan paru-paru permanen setelah keluar dari rumah sakit. Hal ini pun terjadi pada pasien SARS dan MERS yang 60 persen pasien sembuhnya mengalami fibrosis paru.

“Kekhawatiran saya sebenarnya adalah tidak pernah menyangka sebelumnya dalam hidup kita, begitu banyak orang yang mengalami cedera paru-paru yang sama di saat yang bersamaan,” ujar Prof Gisli Jenkins, dari National Institute for Health Research.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.