30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Sarung Tangan Bekas Medis Dijual Ton-tonan Oleh Pria Bandung

2 min read
Sarung Tangan Bekas Medis Dijual Ton-tonan Oleh Pria Bandung

Sarung Tangan Bekas Medis Dijual Ton-tonan Oleh Pria Bandung

Lajuberita.news, Jakarta Seorang lelaki di Bandung mengumpulkan ton-tonan sarung tangan karet medis bekas untuk didaur ulang dan dijual kembali. Terakhir, dia memiliki 2,5 ton sarung tangan bekas yang diduga kembali akan dipasarkan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pria berinisial GR (39) itu sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Jadi sarung tangan bekas itu dibuat baru, dikemas dalam kotak, harga jualnya masih kita dalami, tapi sejauh ini diduga harganya dari Rp 60 ribu-Rp 75 ribu per kotaknya,” ujar Ulung di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

BACA JUGA : Pria Asal Asahan Di Tuntut 16 Tahun Penjara, Tergiur Ongkos Kirim Sabu 3 Kg

Berdasarkan dari pengakuan tersangka, penimbunan sarung tangan itu telah dilakukannya sejak satu bulan lalu. Namun, polisi menduga berdasarkan barang yang ditemukan serta petunjuk lainnya, GR telah melakukan tindak pidana ini selama enam bulan.

“Sudah sempat diedarkan dijual di Jakarta dan Surabaya. Jadi bekas sarung tangan dikumpulkan lagi, jadi direkonstruksi seolah-olah jadi baru, padahal itu sudah bekas,” kata Ulung.

Punya 178 Pekerja

Ulung menjelaskan GR mempunyai 178 karyawan yang diupahi per hari. Namun, seratusan karyawan itu rata-rata masih di bawah umur.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan barang tersebut telah diedarkan dan digunakan oleh tenaga medis. Karena sarung tangan tersebut tampak seperti baru sehabis didaur ulang oleh tersangka.

“Makanya sedang kita dalami, apalagi kalau tenaga medisnya tidak tahu, kan kita lakukan juga uji lab sarung tangan ini, kebersihannya sampai di mana,” imbuh Ulung.

Atas perbuatannya, GR terkena Pasal 63 juncto Pasal 8 Ayat 1 Huruf a dan ayat 2 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlondungan konsumen, Pasal 197 juncto Pasal 105 Ayat 1 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang tidak adanya izin edar alat kesehatan medis.

Dia juga disangkakan Pasal 185 juncto Pasal 68 UU RI Nomor 13 Tahun 2003 tentang mempekerjakan anak dibawah umur.

Dari tiga kasus tersebut, GR terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Ulung menghimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli sarung tangan medis. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memusnahkan, atau menggunting sarung tangan itu setelah digunakan supaya tidak bisa didaur ulang oleh oknum tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.