27/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Ridwan Kamil dan Anies Beda Pendapat soal Pembukaan Bioskop

2 min read

Laju Berita – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beda pendapat soal pembukaan bioskop di tengah pandemi COVID-19. Anies menyebut bioskop akan dibuka dalam waktu dekat, sementara Ridwan Kamil belum memberikan izin.

Dalam jumpa pers yang digelar di Puskesmas Garuda, Kota Bandung pada Jumat (28/8/2020), Ridwan Kamil menyebut belum memberikan rekomendasi dibukanya tempat hiburan dan bioskop. Alasannya, potensi penyebaran virus cukup tinggi di ruang tertutup.

“Ya pada dasarnya kami menghindari potensi-potensi di ruang dalam yang tidak bisa menjamin sterilitas, kan kuncinya itu kalau AC-nya sentral, virus kan muter-muter di situ sehingga tidak keluar,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

BACA JUGA : Malaysia Tetap Larang Turis Masuk Hingga 31 Desember 2020

“Maka kalau ada jaminan sirkulasi udaranya itu lebih baik, maka wacana itu masih mungkin. Per hari ini kami belum yakin, nah sementara belum ada wacana pembukaan-pembukaan (hiburan malam) dari level provinsi. Rekomendasi untuk hiburan-hiburan malam yang cenderung AC-nya masih sentral termasuk bioskop,” ujar Kang Emil melanjutkan.

Sedangkan Anies mengatakan, pembukaan biskop akan diawasi secara ketat ke depannya. Meski demikian, dia belum menyampaikan tanggal pasti pembukaan bioskop di DKI Jakarta.

“Jadi kesimpulan pertemuan tadi adalah dalam waktu dekat ini, kegiatan bioskop di Jakarta akan kembali dibuka dan protokol kesehatan. Akan ditegakkan lewat adanya regulasi yang detail, adanya pengawasan ketat. sehingga pelaku industri memberikan jasa tanpa memberikan resiko yang besar. Dan bagi masyarakat juga ketika berkegiatan mereka akan bisa merasa aman,” tutur Anies.

BACA JUGA : Malaysia Tetap Larang Turis Masuk Hingga 31 Desember 2020

Pihaknya akan menyiapkan regulasi yang disampaikan Juru Bicara Satgas COVID-19 Nasional Prof Wiku Adisasmito. Seperti kualifikasi siapa saja yang diperbolehkan nonton di bioskop dan pemesanan tiket yang dilakukan secara daring.

“Kemudian juga tentang masker, filtrasi udara, lalu pembersihan secara teratur. Kemudian juga pengaturan tempat duduk di dalam bioskop, dan kewajiban untuk mentaati prinsip 3 M untuk para karyawan dan proses menuju dan keluar dari lokasi,” lanjut Anies.

“Jadi satu regulasi, kedua adalah pengaturan dengan apa para pelaku industri. Pembicaraan sudah berlangsung dan para pelaku juga sudah dalam posisi bersiap-siap karena selama beberapa waktu ini terutama sejak bulan Juni. Sesudah DKI memasuki masa transisi, para pelaku di sektor ini sudah berkomunikasi dekat untuk membahas tentang persiapannya,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.