30/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pria di Kutai Kartanegara Kaltim Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Remaja 14 Tahun

2 min read
Pria di Kutai Kartanegara Kaltim Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Remaja 14 Tahun

LajuBerita – Jumain seorang pria yang diketahui sebagai petani di Kutati Kartanegara, Kalimantan Timur, akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Jumain ditangkap sebab diduga telah mencabuli remaja yang masih berusia 14 tahun yang merupakan anak tetangganya sendiri.

Perbuatan pencabulan itu dilakukan Jumain pada Sabtu (11/7), waktu rumah korban dalam keadaan sepi karena orang tua korban sedang tidak ada di rumah.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Andrias Sutanto Nugroho mengatakan, dalam aksinya, pelaku berpura-pura ingin meminjam alat servis motor di rumah korban.

“Pelaku langsung menarik tangan ABG itu masuk ke dalam kamar milik korban, setelah itu pelaku langsung melakukan aksinya dan meminta ABG ini melayani nafsu bejatnya, namun usaha jahat itu gagal dilakukan karena korban berhasil melawan,” kata Andrias kepada Media, (14/7) malam.

Andrias menyebut pelaku kemudian membujuk korban untuk tutup mulut dengan memberikan uang Rp 70.000. Namun, korban tetap mengadukan peristiwa tersebut kepada orang tuanya.

Baca Juga : Terjebak 100 Hari di Bandara Manila, Akhirnya Bisa Pulang.

“Pelaku mengasih uang sebesar Rp 70.000 kepada korban agar korban tutup mulut dan tidak bercerita kepada siapa pun. Namun, saat kedua orang tuanya pulang, korban langsung melaporkan kejadian tersebut,” jelas Andrias.

Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Jawa. Polisi lalu langsung mengamankan pelaku setengah jam setelah laporan tersebut dibuat.

“Pada hari Minggu, 12 Juli 2020, sekira pukul 00.30 Wita, orang tua korban langsung membuat pelaporan ke Polsek Muara Jawa.
Saat sampai di mako Polsek korban masih terlihat gemetaran akibat ketakutan karena baru mengalami musibah yang nyaris menghancurkan masa depannya,” kata Andrias.

“Kita langsung kembangkan, dan pelaku trpat kita amankan setengah jam kemudian,” lanjutnya.

Pelaku kini dijerat Pasal 285 KUHP tentang perbuatan cabul dan Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara ini, kondisi korban masih mengalami trauma dan masih dalam pendampingan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kukar. “P2TP2A sudah datang kemarin sudah ketemu korban, mereka melakukan pendampingan,” tutup Kapolres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.