28/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Presiden Jokowi Tegaskan Telepon Menteri Jika Pencairan Anggaran Masih Rendah

2 min read
Presiden Jokowi Tegaskan Telepon Menteri Jika Pencairan Anggaran Masih Rendah

LajuBerita – Presiden Jokowi mengaku mengambil sikap tegas untuk menelepon langsung menteri jika kedapatan masih rendah menyerap anggaran untuk kesehatan.

Hal tersebut terjadi seandainya jika ada ketidakseimbangan dari penggunaan anggaran, khususnya terkait penanganan virus Corona di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada sejumlah kepada daerah dan pertinggi rumah sakit di semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6).

Jokowi menyebutkan aksi telepon langsung menteri telah dilakukan dalam sepekan terakhir, agar dia mengetahui belanja kementerian dari hari per hari.

“Saya perintahkan Seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) agar mengeluarkan belanja-belanja yang ada. Saya sekarang tahu tiap hari K/L ini sudah keluar berapa persen. Kalau masih rendah saya telepon langsung, saya tegur langsung menterinya atau kepala lembaganya,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi turut mengimbau kepada para gubernur dan wali kota agar anggaran terkait kesehatan, serta penanganan Corona segera dikeluarkan. Begitu juga dengan belanja bansos yang harus disegerakan.

Baca Juga : Menteri Keuangan Mengaku Tidak Menghalangi Anggaran Penanganan Covid-19.

“Ini penting agar social safety net bagi warga kita terpenuhi. Terutama yang memang terdampak virus Corona,” ujar Presiden Jokowi.

“Jangan dibiarkan uang yang beredar makin kering atau makin sedikit. Harus terus belanja-belanja itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,” tegas Presiden Jokowi.

Jokowi mengingatkan kembali kepada para kepala daerah tentang ancaman virus Corona yang masih tinggi di segala lini . Tidak hanya mengantisipasi krisis kesehatan, tapi juga masalah ekonomi, krisis ekonomi yang muncul.

“Saya titip jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal tapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar,” ujar mantan wali kota Solo tersebut.

Jokowi mengingatkan ke para kepala daerah agar setiap kita membuat kebijakan, data science mesti menjadi rujukan.

“Saran-saran dari scientist dipakai, tadi disampaikan data-data sudah jelas. Jangan sampai kita berani buka new normal tapi keadaan datanya belum memungkinkan, jangan dipaksa.” tegas Jokowi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.