26/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Presiden Jokowi Perintahkan Mensos Telusuri Data Warga Yang Belum Terima Bansos

2 min read
Presiden Jokowi Perintahkan Mensos Telusuri Data Warga Yang Belum Terima Bansos

LajuBerita – Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Sosial untuk menelusuri kembali data warga terdampak virus Corona (Covid-19).

Terhadap bagi yang belum mendapatkan bantuan sosial, berupa penyaluran bansos selama ini menjadi sorotan, karena dinilai belum tepat sasaran.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) betul-betul tepat sasaran.

Pernyataan Fadjroel tersebut merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut 60,3 persen responden mempersepsikan penyaluran bansos belum tepat sasaran.

Menurut Fadjroel, Kemensos telah memberikan fleksibilitas pada RT/RW, pemerintah desa, dan juga pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga : Gempa 6,0 SR Guncang Kabupaten Buru Hingga Ambon.

“Sehingga warga miskin dan warga yang terdampak Covid-19 mendapatkan bansos. Hal ini juga digunakan Kemensos sebagai momentum untuk melakukan perbaikan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” ucapnya.

Di masa pandemi virus Corona, Jokowi membuat dua program penyaluran bansos untuk masyarakat. Pertama, berupa bansos tunai paket sembako setara Rp600 ribu per penerima per bulan selama tiga bulan.

Kedua, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang anggarannya diambil dari Dana Desa. Pada program ini, pemerintah memberikan Rp600 ribu per penerima per bulan selama tiga bulan.

Bantuan ditujukan untuk masyarakat desa yang kehilangan mata pencaharian di tengah pandemi virus Corona dari anggaran Dana Desa. Selain itu, penerima juga ditujukan bagi mereka yang belum menerima program bansos lain dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Paket Sembako.

Karena skema bansos yang ditetapkan pemerintah pusat cukup banyak.

“Diantaranya perluasan PKH, paket sembako, Bansos Tunai, BLT Desa, gratiskan listrik bagi pelanggan 450 VA. Selain bansos pemerintah pusat, bansos juga diberikan oleh pemerintah daerah. Dengan skema bansos yang cukup banyak itu diharapkan tidak ada warga miskin dan warga terdampak yang tertinggal,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.