02/03/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Presiden Jokowi Mengungkapkan Krisis Saat Ini Lebih Parah Dibanding Krismon 1998

2 min read
Presiden Jokowi Mengungkapkan Krisis Saat Ini Lebih Parah Dibanding Krismon 1998

LajuBerita – Presiden Joko Widodo khawatir atas proyeksi ekonomi global yang hingga saat ini akan selalu terkontraksi di tahun ini atau tahun mendatang.

Karena Presiden Jokowi menilai potensi krisis kali ini akan bisa menjadi lebih memburuk dibandingkan krisis moneter pada tahun 1998.

Menurut Presiden Jokowi krisis saat ini lebih berar karena semua sisi terganggu. Presiden Jokowi yang awalnya menjabarkan mengenai bahayanya Covid-19 akhirnya merember ke ekonomi. Jokowi menegaskan perlunya langkah yang tepat untuk menjaga keduanya.

“Kedua sisi ini sangatlah penting. Baik itu sisi kesehatan maupun sisi ekonomi. Keduanya tidak bisa dilepas satu sama lain. Prioritas kita pada kesehatan namun ekonomi juga harus berjalan” Ujar Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang disiarkan secara virtual pada Kamis 9 Juli 2020.

Jokowi menyampaikan kalau pemerintah tidak hanya fokus pada bidang kesehatan saja dan melupakan sisi ekonomi. Karena apabila perekonomian masyarakat menurun, imunitas masyarakat juga bisa terganggu karena tak bisa memenuhi kebutuhan hidup yang layak.

Baca Juga : Tewas Gantung Diri Pengemudi Ojol Ini Mengakhiri Hidupnya.

“Kalau ekonomi tidak jalan, maka kesejahteraan masyarakat juga akan menurun, dengan demikian imunitas pun juga akan menurun maka penyakit akan gampang masuk. Itu sebabnya betul-betul rem dan gas nya dikendalikan dnegan benar. Jangan sampai hanya di gas di ekonomi saja tapi Covid-nya diabaikan sehingga meningkat. Jadi harus benar-benar berhati-hati, keduanya harus dikendalikan dengan baik.” Terang JOkowi.

Saat Krisis Moneter (Krismon) 1998 tidak semu asektor terhantam, UMKM pun kala itu masih bisa menjadi penyelamat ekonomi Indonesia. Sementara saat ini, seluruh sektor terkena imbas dan terganggu, bahakan UMKM pun terdampak paling parah. Hal ini terjadi karena aktivitas masyarakat terbatasi.

“Karena saat ini yang rusak tak hanya pada sisi keuangan saja seperti 1998. Saat ini demand-nya juga rusak terganggu, supply-nya juga rusak terganggu, dan produksinya juga rusak terganggu.” papar Jokowi.

Oleh sebab itu Jokowi berharap agar pemerintah daerah juga waspada. Baik di sisi kesehatan maupun sisi ekonomi. Kedua sisi ini harus dipantau dengan baik.

jokowi juga memnta agar pemerintah daerah terus menggencarkan bantuan sosial. Stimulus ekonomi juga harus disiapkan dengan baik terutama di fokuskan untuk sektor UMKM.

“Cek betul, bantu mereka baik dengan APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi dan kami di APBN juga akan membantu baik lewat sistem perbankan maupun lewat sistem di kementerian. Kalau ancaman COVID ini sudah menurun hati-hati kalau mau masuk ke new normal, ke tatanan baru new normal. Harus lewati tahapan-tahapan semuanya seluruh kabupaten kota dan provinsi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.