22/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Presiden Jokowi Bandingkan Kondisi Ekonomi Indonesia, AS, Dan India

2 min read

Laju Berita – Presiden Joko Widodo menjelaskan, krisis akibat pandemi corona tidak hanya dirasakan Indonesia. Tetapi juga 215 negara diberbagai belahan dunia.

Jokowi membuat perbandingan dampak pandemi di Indonesia dengan sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat dan India.

Hal ini disampaikan Presiden Indonesia ketika membuka Muktamar IV Parmusi secara virtual, 26/09/2020.

Muktamar Parmusi ini dilakukan dalam suasana berbeda ditengah bangsa kita menghadapi cobaan mahaberat dari Allah SWT. Dan umat manusia di seluruh dunia juga sedang menghadapi hal serupa, ungkap Jokowi dari Istana Bogor.

BACA JUGA : Seorang Pemuda Bondowoso Viral Karena Beri Makan Kucing Liar

Jokowi mencatat, data per 26 September 2020. Jumlah kasus Covid-19 diberbagai belahan dunia sudah mencapai 32.7 juta manusia. Total yang terinfeksi di Indonesua juga sudah mencapai 266.845 orang sampai kemarin.

Jokowi lantas membandingkan jumlah tersebut dengan sejumlah negara lain.

Coba kita lihat di Amerika 7,2 juta orang, di India 5.9 juta orang, di Brazil 4,6 juta orang dan di Rusia 1,1 juta orang, ungkap Jokowi.

Jumlah kematian diseluruh dunia saat ini sudah mencapai 991.000 orang. Sementara jumlah kematian akibat virus corona di Indonesia sudah menembus 10.000 orang.

Presiden Jokowi juga menambahkan, pertumbuhan ekonomi dunia juga melambat karena adanya pandemi ini. Pertumbuhan yang biasanya pada keadaan normal positif, terkontraksi secara tajam di negara-negara besar.

BACA JUGA : Seorang Pemuda Bondowoso Viral Karena Beri Makan Kucing Liar

Pada kuartal kedua 2020, India minus 23,9 persen, Inggris minus 21,7 persen, Malaysia minus 17,1 persen, dan Singapura minus 13,2 persen.

Dan sementara itu di negara kita Indonesia pada kuartal kedua juga minus 5,32 persen, padahal pada sebelumnya kita masih tumbuh positif 2,97 persen, sambung Jokowi.

Tapi, Kepala Negara mengajak masyarakat untuk tidak menyerah dengan keadaan. Dia juga menegaskan, pemerintah tidak bisa menghadapi pandemi ini sendirian.

Oleh karena itu, Jokowi mengajak seluruh masyarakat bersatu dengan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak serta rutin mencuci tangan. Selain itu dia juga meminta warga Indonesia membantu sesama pada masa sulit ini.

Kita harus terus berikhtiar dengan sekuat tenaga untuk bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 dan agar sekaligus membantu saudara-saudara kita agar tidak semakin terpuruk karena kesulitan ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.