25/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Polresta Deliserdang Pancing Bandar Narkotika dan Amankan Ribuan Pil H5

2 min read

LajuBerita – Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Deliserdang mengamankan dua pria yang terlibat peredaran narkotika jenis pil Happy Five.

Kedua pria bernama Ali Usman wagra Kabupaten Siak Riau dan Darmawan warga Kota medan, Dimana mereka diamankan dalam kasus yang berbeda.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan bahwa pelaku AU diamankan pada tanggal 25 Oktober lalu didepan lapangan Garuda Tanjung Morawa.

Ketika itu pelaku membawa 26 kg ganja yang dikemas rapi menjadi 25 bal dan dimasukan kedalam koper hitam. Dimana ia menumpangi becak bermotor dengan menentang tas sandang.

Petugas kepolisian mendapatkan informasi bahwa adanya pengiriman narkotika dari Aceh untuk dibawa ke Riau. Dan dari sana petugas turun langsung dan melihat kemudian ada ciri-ciri orang yang sama melintas.

Lalu pelaku D diamankan karena memiliki 2.297 butir pil happy five pada 14 November.

Pelaku diamankan di SPBU Jalan Gagak Hitam Medan, Dimana petugas kepolisian melakukan undercover buy di kawasan Kecamatan Batang Kuis.

Awalnya janjian di parkiran hotel Crew Batang Kuis, Tapi ditunggu-tunggu bandarnya juga belum datang dan membatalkan transaksi, Lalu diarahkan petugas ke SPBU Gagak Hitam.

Sesampai dilokasi petugas mencurigai seorang pria yang baru keluar dari kamar mandi dan membawa tas berwarna orange.

Tanpa butuh waktu lama petugas langsung mengeledah dan ditemukanlah 2.297 pil happy five. Pelaku mengaku hanya mengantarkan barang saja dan tidak tahu menahu siapa bandarnya.

Baca Juga : [ZODIAK] 4 Tanda Bahwa Pria Berzodiak Taurus Sedang Jatuh Cinta

Dihadapan awak media kedua pelaku mengaku baru pertama kali menjadi kurir narkotika, Dimana kedua tergiur akan upah yang bakal dijanjikan.

Belum rasain hasil sudah ditangkap dan kedua pelaku menyesali perbuatannya. Kedua pelaku dikenakan pasal yang berbeda dimana Ali Usman dijerat dengan pasal 114 subsider 111 tentang narkotika dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Lalu untuk pelaku Darmawan dijerat dengan pasal 60 ayat 1 huruf b dan c subsider pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.