24/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Polisi Tutup Tol Layang Cikampek 24 April, Cegah Masyarakat Mudik

2 min read

Laju Berita – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo memutuskan menutup sementara Tol Layang atau elevated Jakarta-Cikampek (Japek). Langkah tersebut menurut Sambodo diambil untuk mencegah masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman.

Dia menjelaskan, penutupan Tol Layang Japek dilakukan mulai Jumat, 24 April 2020 hingga tujuh hari setelah hari Raya Idul Fitri.

“Tol Elevated Jakarta- Cikampek itu kita akan tutup mulai Kamis malam pukul 00.00 besok. Jadi baik yang dari Cikunir maupun dari arah tol kota untuk elevated kita tutup. Sehingga semuanya harus lewat bawah,” ujar Sambodo saat konferensi pers, Rabu (22/4).

Menurut Sambodo, kepolisian juga bakal melakukan pengecekan di Pintu Cikarang Barat. Pemeriksaan itu untuk memastikan tidak ada kendaraan penumpang melintas keluar atau masuk wilayah Jabodetabek.

Sambodo mengatakan, pihaknya menyiapkan 19 pos pengamanan terpadu untuk memantau pergerakan arus kendaraan. Tiga di antaranya di ruas jalan tol, yaitu Tol Cikarang, Cimanggis, dan Bitung.Pos pengamanan terpadu itu disiapkan untuk menyekat dan mengawasi lalu lintas keluar-masuk wilayah Jabodetabek.

BACA JUGA : 3 Tahanan Kejaksaan Negeri Jaksel Positif Virus Corona

Tiga titik pos pengaman terpadu itu tersebar di tiga pintu tol: pintu tol Cikarang Barat arah Jawa Barat, pintu tol Cimanggis arah Bogor, dan pintu tol Bitung arah Merak.

Sementara 16 titik pos pengamanan terpadu lainnya tersebar di ruas jalan arteri nontol yang ada di daerah perbatasan wilayah hukumnya. Pada pos pengamanan terpadu itu, anggota kepolisian melakukan pemeriksaan dan penyekatan untuk mencegah lalu lintas orang keluar-masuk wilayah Jabodetabek.

Sambodo menegaskan, yang diperbolehkan melintas hanyalah truk, angkutan barang, dan logistik. Terutama, kata dia, kendaraan yang mengangkut sembako atau kebutuhan sehari-hari.

“Kita akan periksa di Cikarang Barat, Cikarang Utama. Bagi kendaraan logistik yang mau ke Cikampek lurus, kalau ada kendaraan penumpang yang mau lewat itu kita akan periksa dan semuanya akan kita akan putar balikkan di Cikarang Barat,” paparnya.

Sambodo menuturkan, sanksi yang diberikan kepada pelanggar kebijakan ini baru sebatas diputarbalikan ke Jakarta.

“Sampai nanti kita ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah. Jadi di titik-titik penyekatan tersebut bagi yang akan coba-coba melanggar melewati Jabodetabek tanpa izin ini akan kita putar balikan ke arah Jakarta,” jelas Sambodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.