19/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Polisi Menangkap Pencuri Pipa Air PDAM Seharga Rp 2,4 Miliar di Tangerang

2 min read
Polisi Menangkap Pencuri Pipa Air PDAM Seharga Rp 2,4 Miliar di Tangerang

LajuBerita – Lima pelaku pencurian spesialis besi, jaringan distribusi air minum milik PDAM Kota Tangerang, dibekuk Polisi Polsek Benda, Polses Metro Tangerang.

Tak tanggung, para pelaku bisa mengantongi keuntungan hingga Rp. 2.4 Miliar dari aksinya tersebut.

Kejadian pencurian tersebut bermula dari adanya laporan dari pihak pelapor PT Yasa Industri Nusantara, yang mengaku adanya asset berupa besi pipa HDPE Jaringan Distribusi Utama (JDU). pada proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kota Tangerang, yang dicuri.

Padahal, pipa sepanjang 3 kilometer tersebut, diletakan dan direncanakan akan dipasang di tujuh titik di Jalan Husen Sastranegara, Kecamatan Benda, Kota Tangeran.

“Ada sekitar 170 batang pipa yang telah hilang dicuri, yang dilakukan dari komplotan yang berhasil kami tangkap. Diantaranya berinisial JRK, RD, B, HG, dan AA,” jelas Kapolsek Benda, Kompol Doddy Ginanjar, Rabu (8/7/2020).

Baca Juga : Kesal Dituduh Curi Ayam, Pria di Taksimalaya Sakit Hati Hingga Bakar 3 Mobil Tetangga.

Perusahaan PDAM kemudian baru melapor ke Polisi pada 3 Juli 2020 kemarin. Dari sanalah, penyelidikan awal berhasil mengamankan tersangka JRK dan HG, yang ternyata sudah melakukan aksi pencurian sejak Maret hingga Juni lalu.

Mereka memanfaatkan atau menyewa mobil crane dan truk fuso untuk membawa pipa tersebut ke pembeli. Sehingga total ada 170 batang pipa yang berhasil mereka curi dan kemudian dijual.

“Tersangka ini menjualnya lewat media sosial Facebook, dengan harga Rp.5.000 sampai dengan Rp. 5.500 perkilogram. PT Yasa Industri Nusantara juga mengaku kerugian hingga Rp. 2.4 miliar,” kata Doddy.

Dan untuk meyakinkan pembelinya, tersangka JRK dan HG memberikan dokumen berupa surat jalan yang diduga fiktif. Terhadap tersangka JRK dan HG dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman penjaranya 7 tahun lamanya, sedangkan terhadap B, RF dan AA disangkakan dengan pasal 480 (Penadahan) ancaman hukumannya penjara 4 tahun paling lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.