25/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Polisi Kawal Prajurit TNI Copot Spanduk Habib Rizieq

1 min read
300 Personel Polisi Kawal Prajurit TNI untuk Copot Spanduk Habieb Rizieq

LajuBerita – Polres Metro Jakarta mengerahkan 300 personel untuk mengawal prajurit Kodim 0503 JB dalam kegiatan Copot Spanduk Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Pengerahan 300 personel dilakukan karena adanya permohonan dari pihak Kodim 0503 JB. Pengawalan tersebut dilakukan guna mendampingi tugas eksekusi spanduk dan baliho tak berizin tersebut.

“Kita akan back up Kodim 0503 JB TNI demi kelancaran penertiban spanduk dan baliho yang tak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Kompol Teuku Arsya Khadafi Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat di Jakarta, Jumat 20 November 2020.

Arsya mengatakan pencopotan spanduk dan baliho karena tidak memiliki izin di kawasan-kawasan publik. Baliho yang kini tengah di tertibkan adalah baliho Rizieq Shihab, termasuk yang merupakan milik massa Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga : Profil TNI Dudung Abdurrahman Yang Usulkan Bubarkan FPI

Laskar FPI yang keluar dari Gang Petamburan III, sempat menghalangi Copot Spanduk Habib Rizieq tersebut. Laskar FPI keluar tepat di seberang lokasi penindakan yang merupakan wilayah Slipi, Jakarta Barat.

“Potensi kerawanannya memang terlihat lebih besar mengingat adanya perlawanan. Hal tersebut dikarenakan lokasi langsung berdekatan dengan markas FPI,” ujar Kompol Slamet Wibisono selaku Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Barat.

Slamet mengatakan, syukurnya perlawanan massa tersebut hanya berlangsung sebentar dan tanpa penindakan apapun. Sehingga, sesudah Copot Spanduk Habib Rizieq, anggota Polres Metro Jakarta Barat bersama prajurit Kodim 0503 JB meneruskan kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.