24/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Polisi Gagalkan Penyeludup 1,2 Kg Sabu di Dalam Power Bank Asal Malaysia

2 min read

Laju Berita – Penyelundupan 1,2 kg sabu dari Malaysia ke Madura digagalkan. Sabu tersebut diselundupkan ke dalam power bank.

Dua tersangka diamankan dalam kasus ini. Mereka adalah MS (50) dan IW (43), keduanya warga Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura. Keduanya ditangkap pada Kamis (8/10) di Kecamatan Waru Timur, Pamekasan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan pengungkapan 1,2 kilogram sabu ini berawal dari informasi dari Bea Cukai Pelabuhan Perak.

“Berawal dari informasi dari bea cukai ada barang atau paket yang berasal dari Malaysia berisi sabu,” ujar Ganis kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

BACA JUGA : Ini 3 Alasan UMP Tahun 2021 Bisa Lebih Kecil Dari Tahun 2020

Informasi itu menyebutkan paket berisi sabu tersebut diambil seseorang di sebuah ekspedisi di kawasan Kalianak. Orang yang mengambil tersebut kemudian dibuntuti. Dan setelah paket itu diserahkan ke alamat tujuan, polisi menangkap mereka.

Orang yang mengambil ternyata adalah MS. Dan orang yang menerima adalah IW.

“MS ini diperintahkan oleh tersangka IW (mengambil barang). Sudah kita kroscek, nomor HP juga sesuai,” lanjut Ganis.

Ganis mengatakan modus yang digunakan para tersangka yakni menyelundupkan sabu melalui pengiriman barang elekronik berupa power bank.

“Modus pengirimannya dari Malaysia. Ini (sabu) dimasukkan di dalam power bank. Ini ada sebanayak 11 power bank yang didalamnya ada sabu dan jumlah sabu ada 1.229 gram,” ungkap Ganis.

Ganis menyebutkan, modus yang dilakukan oleh pengedar sabu asal Malaysia selalu berganti. Sebelumnya penyelundupan sabu di dalam susu dan kaleng cat juga pernah digagalkan.

Atas kejahatan yang dilakukannya, kedua pelaku terancam pasal pasal 114 ayat 2 subsidaer pasal 113 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman 6 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup,” tandas Ganis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.