26/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pilkada Serentak Makin Dekat, Kemendagri Dorong Perkada Disiplin Protokol Kesehatan

2 min read
Pilkada Serentak Makin Dekat, Kemendagri Dorong Perkada Disiplin Protokol Kesehatan

LajuBerita – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait peningkatan kedisiplinan terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Hal itu sekaligus sebagai upaya menyukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendari Muhammad Hudori terus mendorong penyusunan peraturan kepala daerah terkait peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.

Pilkada Serentak tahun ini bukanlah perayaan pesta demokrasi biasa,” kata Hudori saat menjadi pembicara dalam webinar Qlue, Senin (9/11/2020).

Hudori menekankan, Pilkada akan berjalan sukses dan aman dari Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang dijalankan oleh seluruh paslon, tim sukses, dan masyarakat.

Oleh karena itu pihaknya mendorong isu tunggal pada debat publik dalam masa kampanye Pilkada kali ini yaitu tentang peran kepala daerah dalam menangani Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

“Jadi harapannya sekali lagi terpilihnya kepala daerah mampu menangani Covid-19 dan dampak sosial ekonominya,” kata Hudori.

Baca Juga : Tanggapan AHY Atas Kemenangan Joe Biden Sebagai Presiden AS.

Kemendagri telah mengeluarkan surat kepada daerah untuk melakukan peningkatan kedisiplinan dan protokol kesehatan di daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak.

Satu di antaranya mendorong paslon agar menyiapkan bahan kampanye berupa masker, sarung tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, tentu dengan gambar dan nomor urut paslon.

“Perlu ada komitmen dan integritas dari para paslon serta mematuhi kode etik dalam pelaksanaan Pilkada Serentak agar tercipta suasana yang kondusif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hudori mengatakan, Kemendagri telah mengupayakan agar di samping mencegah adanya kluster baru Covid-19, pada pelaksanaan Pilkada Serentak para aparatur sipil negara (ASN) dapat bersikap netral.

Tak lupa, mencegah pelanggaran netralitas ASN dan mendorong kesadaran masyarakat penting menggunakan hak pilih dalam Pilkada Serentak. “Yang tidak netral kemarin sudah kami berikan surat ada sekitar 67 ASN,” kata Hudori.

“Yang terpenting jangan lupa juga kita semua perlu turut serta membangun kesadaran masyarakat. Ini penting untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.