01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Personel Polri Siap Antisipasi Jika Terjadi Penjarahan Selama PSBB Diberlakukan

2 min read
Personel Polri Siap Antisipasi Jika Terjadi Penjarahan Selama PSBB Diberlakukan

LajuBerita – Seluruh Porli di Indonesia siap mengantisipasi kejahatan seperti penjarahan di berbagai wilayah ketika PSBB terkait virus Corona diterapkan.

Diberlakukan kepada setiap personel kepolisian wajib untuk tegas menindak bilaman akan terjadi suatu tindakan kejahatan yang bersifat merugikan.

Perintah tersebut dalam surat telegram yang ditandatangani Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo atas nama Kapolri Jenderal Idham Azis, Sabtu (4/4). Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono membenarkan surat tersebut.

“Ya benar sekali,” kata Argo melalui pesan singkat yang disampaikan, Sabtu (4/4).

Dalam surat telegram nomor ST/1098/IV/HUK.7.1./2020 itu, Polri mewaspadai sejumlah pelanggaran jika PSBB berlaku. Di antaranya, tidak patuh terhadap pembatasan kekarantinaan kesehatan yang diatur dalam UU No.6 tahun 2018 serta menghalangi penanggulangan wabah penyakit.

“Diperkirakan akan terjadi kejahatan pada saat arus mudik/street crime, kerusuhan/penjarahan yaitu dengan pencurian sekaligus kekerasan, sebagaimana hal itu yang dimaksud dalam pasal 170, 362, 363, 365, 406 KUHP,” bunyi surat edaran.

Baca Juga : Disuruh Isolasi Diri dirumah Malah Sewa Motel, Pesta Seks dan Narkoba.

Pada saat mengantisipasi itu semua, para personel kepolisian juga harus wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sekaligus memasang cctv di area rawan.

Personel Polri juga harus memberikan pengawasan ketat terhadap tindakan kejahatan oleh orang yang berpura-pura menjadi petugas medis.

Kepada personel juga sangat perlu untuk mengantisipasi saat warga melakukan penolakan terhadap pasien positif yang bertujuan ingin dimakamkan.

“Akan sangat berupaya jika penyidik dinamis dan adaptif dalam melakukan antisipasi metamorfosis ancaman akibat kejahatan yang semakin kompleks di Indonesia. Dampak negatif ini akan berakibat fatal terhadap kinerja Polri dengan konten hoaks dan hate speech yang tentunya menimbulkan keresahan di masyarakat,” mengutip dari bunyi surat telegram.

“Melakukan penegakkan hukum bila ditemukan pelanggaran hukum,” bunyi surat edaran.

Diketahui, Presiden Joko Widodo menerbitkan PP No. 21 tahun 2020. PP tersebut berisi tentang pemberlakuan PSBB di suatu wilayah guna percepatan penanganan virus corona (Covid-19).

Teranyar, dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga telah mengeluarkan Permenkes No.9 tahun 2020. Sebagaimana peraturan itu lebih merinci dalam pengaturan soal syarat dan pemberlakuan PSBB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.