24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Perkosa Putri Kandung Sendiri Hingga Berkali-kali Karena Ditinggal Istri

2 min read

Laju Berita – Seorang pria berinisial NH di Depok, tega menyetubuhi putri kandungnya hingga berkali-kali. Kelakuan bejat terangka ini dilakukan lantaran kesepian karena ditinggal cerai sang istri.

Ini pengakuan dari pelaku, dia karena frustasi ditinggal cerai oleh istrinya. Sudah bertahun-tahun dia tidak mendapatkan nafkah batin lah, kata kapolresta depok Azis Andriansyah kepada Laju Berita.

Azis menjelaskan, korban yang berusia 14 tahun itu sehari-hari tinggal bersama pelaku. Pelaku kerap memaksa korban untuk mengikuti nafsu bejatnya.

Dimana pemaksaannya adalah dilakukan ketika ada kesempatan, tidak ada orang lain di dalam rumah, ungkapnya.

BACA JUGA : Gunakan Modus Mandi Kembang, Dukun Cabul di Depok Diringkus

Tidak itu saja, pelaku juga sering mengancam korban sehingga korban ketakutan.

Kejadian menggunakan pisau mengancam, sehingga melakukan beberapa kali persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri.

Azis mengatakan tersangka sudah melakukan perbuatan itu selama 5 kali sejak tahun 2018. Terakhir, tersangka melakukannya Febuari 2020.

“Pengakuannya dari tahun 2018, 2019, 2020 dan paling terakhir 5 Februari 2020, jam 2.00 pagi di rumah eyangnya, kontrakannya. Ini pisau yang digunakan untuk mengancam,” jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah korban mengadu kepada keluarganya hingga kemudian melapor polisi. Pelaku kemudian ditangkap dan dijerat pasal 81 UU No 35v Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

BACA JUGA : Gunakan Modus Mandi Kembang, Dukun Cabul di Depok Diringkus

“Karena anak tersebut menjadi bagian dari naungan oleh dia sendiri. jadi kalau ada bagian tanggung jawab, tapi seseorang itu ternyata justru ancaman bagi anak, maka hukumannya ditambah 1/3 lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut Azis merasa prihatin atas kasus ini. Azis menyebut, kasus pencabulan anak ini merupakan peristiwa kesekian kalinya yang terjadi di Kota Depok yang mendapat julukan ‘Kota Ramah Anak’.

“Kita prihatin untuk sekian kalinya di wilayah Kota Depok, ada peristiwa-peristiwa mengenaskan bagi anak yah, kota yang kita anggap ramah untuk anak. Ternyata ancaman terhadap anak juga masih tinggi,” katanya.

“Namun kita terus berupaya dengan stack holder yang ada, terus kita melindungi. Hak dan kewajiban, hak dan kesempatan bagi anak. Kali ini ada salah satu peristiwa semoga tidak terulang lagi ke depannya, dimana seorang ayah telah menyetubuhi anak kandung sendiri,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.