19/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Perampok Sadis Sempat DPO Berhasil Ditangkap, Pelaku Sempat Lari ke Pekanbaru

2 min read
Perampok Sadis Sempat DPO Berhasil Ditangkap, Pelaku Sempat Lari ke Pekanbaru

LajuBerita – Seorang pria bernama MAN alias Bolot masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO) kasus perampokan sadis menggunakan senjata tajam berhasil diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak.

Pria umur 25 tahun ini ditangkap setelah balik dari tempat persembunyiannya di Pekanbaru, saat diamankan wajah Bolot remuk dan kepalanya juga diplontos.

Pelaku kita amankan di rumahnya yang berada di jalan Pertahanan, Gang Bandrek, Desa Lantasan Lama, Kecamatan Patumbak.

“Ketika diamankan pelaku berusaha melarikan diri,” jelas Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung.

Karena takut suara tembakan personel Bolot akhirnya tiarap, dan kemudian mengangkat kedua tangannya sebagai tanda menyerah kepada pihak kepolisian.

Pelaku Bolot diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Patumbak untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjutnya.

Baca Juga : Mendagri Memberikan Pedoman New Normal untuk Ibadah, Pernikahan, Konser, Olahraga.

Perampokan yang dilakukan oleh Bolot ini berlangsung pada Juni 2019 lalu dimana bersama kedua temannya merampok korbannya bernama Sutarjono (35), Dan berdasarkan informasi korban dihubungi oleh pelaku Bolot.

Ketika itu Bolot mengaku sangat membutuhkan uang dan memohon untuk dipinjamkan, Karena merasa kasihan dan iba Sutarjono pun mendatangi kediaman korban, bukannya berterima kasih akan ditolong Bolot malah merampok korban.

Pelaku mengambil sebilah pisau dan menempelkan ke perut korban, pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak menyerahkan uang. Karena takut dibunuh korban akhirnya memberikan uang tunai sebesar Rp 3,3 juta kemudian menyerahkan kepada tersangka Bolot.

Semenjak kejadian itu tersangka Bolot dicari-cari petugas kemudian melarikan diri ke Pekanbaru, hampir setahun berlalu Bolot akhirnya balik ke Medan dan saat itulah polisi membekuknya.

“Pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara,” ujar Gindo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.