01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pengamen Kesal Hingga Tusuk Warga Karena Tak Dikasih Uang

2 min read

LajuBerita.news,Samarinda – Seorang pengamen, TM (46) asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) menusuk seorang pedagang sayur di Pasar Wisma Loa Janan, Samarinda. TM menusuk korban lantaran emosi karena tak diberi uang saat mengamen.

Peristiwa penusukan ini terjadi pada Rabu (4/11) sore. Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Defi Setriadi mengatakan menginformasikan bahwa kejadian ini bermula saat TM sedang mengamen di lapak milik ibu korban. Namun seusai menyanyi ibu korban menolak memberi uang sehingga pelaku kesal hingga memakinya.

Korban bernama, Andi Rijal (39) yang saat itu berada di Kios ibunya kemudian menegur pelaku agar tidak perlu bersikap kasar terhadap ibunya. Pelaku kemudian menyerang korban.

BACA JUGA : 3 Jemaah Umrah Dari Indonesia, Positif Virus Corona Di Arab Saudi

“Kesal karena ditegur korban, pelaku langsung mengambil pisau yang ada di lapak milik ibu koban, dan langsung menyerang korban dan menikamkan pisau yang dipegangnya ke tubuh korban sebanyak 3 kali,” ujar Dedi kepada wartawan Jumat (6/11/2020).

Tusukan membabi-buta itu mengakibatkan korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri, serta dada di bagian kanan korban. Kejadian ini langsung membuat geger suasana pasar.

“Kejadian ini langsung dilaporkan warga kepada kami, sementara pelaku diamankan oleh warga sekitar agar tidak melarikan diri,” lanjut Dedi.

“Kami segera mengamankan pelaku usai menerima laporan dari warga, dan langsung membawanya ke Mapolsek Samarinda Seberang, untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, pelaku diketahui sering memaksa warga sekitar untuk memberikan uang disaat pelaku mengamen. Bahkan tak jarang pula pelaku membawa senjata tajam yang tersembunyi di dalam gitarnya.

“Aksi pelaku memang sudah meresahkan warga karena saat mengamen kerap memaksa warga untuk memberikan uangnya,” tutupnya.

Atas perbuatannya ini, TM dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.