21/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemkot Yogyakarta: Tidak Menggunakan Masker di Malioboro Akan Disuruh Pulang

2 min read
Pemkot Yogyakarta: Tidak Menggunakan Masker di Malioboro Akan Disuruh Pulang

LajuBerita – Pemerinta Kota ( Pemkot ) Yogyakarta bicara soal banyaknya warga termasuk pesepeda yang mengumpul di Malioboro hingga Titik Nol Kilometer akhir pekan lalu.

Tentu saja hal guna mencegah kerumunan massa, Pemkot melalui Jogoboro akan segera mengambil tindakan yang jauh lebih tegas dari sebelumnya.

“Ya 2 malam (Sabtu dan Minggu) itu kebetulan saya muter-muter juga di Malioboro, dan semalam saya juga sudah meminta kepada petugas Jogoboro untuk tegas dalam penegakan (protocol) COVID-19,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Senin (8/62020).

Heroe mengatakan siapa pun yang tidak menerapkan protokol kesehatan bakal dialarang masuk ke kawasan Malioboro maupun Titik Nol Kilometer. Heroe pun memberi kewenangan kepada petugas untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar.

“Tidak pandang bulu lagi, siapapun yang berkendaraan maupun tidak, kalau ada satau yang tidak pakai masker akan disuruh pulang.Kita juga memberikan keleluasaan petugas untuk memberikan efek jera bagi yang bersangkutan,” katanya.

Baca Juga : Satu Keluarga dan Seorang Perawat di Indramayu Positif Corona.

Karena itu, Heroe meminta masyarakan untuk menerapkan protocol virus Corona atau COVID-19 saat berkegiatan khususnya bersepeda. Semua itu untuk memutus persebaran rantai COVID-19.

“Sekali lagi para pesepeda jangan berkerumun, selalu pakai masker, selalu bawa hand sanitizer, selalu tidak bersentuhan dan jangan lupa jaga jarak yang cukup,” imbuhnya.

Heroe menyebut Pemkot Yogyakarta akan membuat regulasi yang sangat tegas jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan. Hal ini semata dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

“Kedua, kami harapkanuntuk mentaati di Malioboro. Karena kami sudah sepakat dengan (Pemda) DIY, jika nanti di dalam masa penegakan ini masyarakat tidak mematuhinya maka nanti kami buat aturan yang lebih keras untuk mematuhi protokol COVID-19,” sambung Heroe.

“Misal tidak boleh lagi kendaraan berhenti. Sekarang kan masih berhenti di Malioboro, sebelum sampai di sana kami minta masyarakan terapkan protokol COVID-19,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.