28/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemerintah Tunda Bahas RUU HIP Diapreasiasi Oleh Ormas Islam

2 min read

Laju Berita – Tiga ORMAS Islam mengapresiasi keputusan Pemerintah untuk menunda pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Pimpinan Majelias Ulama Indonesia (MUI). Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat Muhammadiyah menyampaikan apresiasi tersebut saat menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Yang saat itu di dampingi Mahfud MD selaku Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan keamanan (Polhukam) di rumah Dinas Wapres di Jakarta pada Selasa malam.

“Kami mewakili MUI, memberikan apresiasi yang tinggi mengenai kearifan Pemerintah atas ditundanya RUU HIP. Karena hal ini memang menimbulkan kegelisahan yang bukan main” ungkap salah satu Ketua MUI Basri Bermanda.

Basri juga mengatakan MUI meminta agar ormas-ormas Islam lain untuk terus mengawal dan berdialog dengan DPR RI. Agar RUU HIP tersebut bisa di cabut dari program legislatif Nasional (Prolegnas).

BACA JUGA : Seorang Ayah Menjadikan Anak Tirinya Budak Seks

Senada dengan MUI. Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga menyampaikan apresiasi atas sikap Pemerintah dalam rencana pembahasan RUU HIP. Mu’ti menambahkan agar Pemerintah menyampaikan surat resmi kepada DPR yang menegaskan penolakan pembahasan RUU HIP tersebut.

“Akan lebih baik jika jawaban Pemerintah itu disampaikan secara tertulis kepada DPR, sehingga bisa memberikan kepastian kepada masyarakat” ujar Mu’ti.

Mu’ti meminta kepada warga Muhammadiyah agar tetap tenang dalam menanggapi polemik RUU HIP. Sehingga tetap fokus dan optimal dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

BACA JUGA : Seorang Ayah Menjadikan Anak Tirinya Budak Seks

“Kepada seluruh warga Muhammadiyah mohon tetap bersikap tenang secara cerdas dan jernih. Dalam menanggapi pesoalan ini, jadi kita tetap fokus untuk mengatasi persoalan pandemi ini.” lanjut Mu’ti.

Sedangkan Helmi Faishal selaku Sekretaris Jenderal PBNU mengatakan bahwa RUU HIP hanya akan menimbulkan penafsiran dan analisa politis yang membuat pertentangan ideologi di kalangan umat.

“Dengan adanya simpang siur penafsiran RUU HIP, dapat melahirkan analisa-analisa politik, dalam pandangan kami hal ini dapat berpotensi lahirnya pertentangan antar ideologi” ujar Helmi.

Oleh sebab itu, Helmi meminta kepada semua pihak, baik itu DPR maupun kelompok masyarakat agar mendukung Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19, serta menuntaskan persoalan ekonomi dan kemiskinan negeri ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.