30/11/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Jumat 24 April

2 min read

Laju Berita – Pemerintah RI dan para pemangku kepentingan Menyetujui 1 Ramadan 1441 hijriah di Indonesia jatuh pada Jumat, 24 April 2020. Kesepakatan itu ditetapkan dalam Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1441 H yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (23/4) petang.

“Kami dengan suara bulat menetapkan awal Ramadan 1 1441 H, Besok bertepatan dengan 24 April 2020,” ujar Menag membacakan hasil ketetapan sidang isbat.

“Marhaban ya Ramadan,” sambung Menag.

Sidang isbat dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, diawali dengan paparan posisi hilal awal Ramadan 1441 H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Mengatakan Mudik Dan Pulang Kampung Hal Berbeda

Kemenag sendiri sudah menetapkan pos pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang tersebar di 82 titik pemantauan di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Sejak pemaparan awal, ternyata (hilal) sudah memenuhi kriteria. Tinggi minimal sudah melebihi 2 derajat. Elevasi juga sudah [memenuhi kriteria]. Maka hilal Ramadan di awal Kamis ini sudah memenuhi di wilayah Indonesia,” ujar Anggota Tim Falakiyah Kemenag, Cecep Nurwendaya dalam paparan tim falakiyah, Kamis (23/4) sore.

Kemudian pada tahap kedua, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, serta Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi, dan Kamaruddin sendiri selaku Dirjen Bimas Islam, Kemenag.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Mengatakan Mudik Dan Pulang Kampung Hal Berbeda

Sidang itu dibuka dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia. Para tokoh ormas yang diundang bisa langsung mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui teleconference. Lantas tahap terakhir, hasil sidang isbat diumumkan secara terbuka oleh Fachrul Razi melalui telekonferensi.

Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan berdasarkan mekanisme hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pelaksanaan Ramadan tahun ini terasa sedikit berbeda, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dunia akibat pandemi virus corona (Covid-19). Pemerintah juga telah menetapkan larangan mudik demi mencegah perluasan penyebaran virus corona ke daerah-daerah di Indonesia.

Selain itu, terutama di wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rangkaian ibadah termasuk salat tarawih berjemaah di masjid ditiadakan. Alhasil, umat muslim pun diminta untuk menunaikan ibadah di rumah masing-masing. Sementara Masjid tetap dimakmurkan oleh petugas dengan cara kerap dibersihkan serta mengumandangkan azan sebagai tanda mulainya waktu salat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.