23/01/2021

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemerintah Kota Batam Bersikeras Buka Sekolah di Awal Tahun

2 min read
Pemerintah Kota Batam Bersikeras Buka Sekolah di Awal Tahun

Pemerintah Kota Batam Bersikeras Buka Sekolah di Awal Tahun

LajuBerita.news, Batam – Pemkot Batam tetap bersikeras untuk memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah. Meski demikian kebijakan ini baru berlaku di kawasan pulau penyangga atau hinterland mulai Januari 2021, untuk jenjang TK hingga SMP.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tersebut sudah mendapat persetujuan dari 100 kepala sekolah yang ada di hinterland, beserta guru di masing-masing sekolah. Ia berharap semua orang mau menjalani protokol kesehatan dengan baik, sehingga pembukaan kembali sekolah mampu menjawab kerinduan para siswa untuk belajar di kelas.

“Tentu ada syarat yang wajib dijalankan. Kita tak ingin sekolah justru jadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujarnya, usai memimpin pertemuan dengan kepala sekolah dan guru hinterland di panggung utama Dataran Engku Putri, Batamcenter, Rabu (23/12/2020).

BACA JUGA : Kurir Narkotika Bawa 1.710 Butir Pil Ekstasi Diamankan Petugas Kepolisian

Adapun syarat yang harus dipenuhi pihak sekolah yang akan menjalani pembelajaran tatap muka, antara lain sekolah harus menyediakan sarana sanitasi bersih, memiliki tempat cuci tangan atau hand sanitizer, pihak sekolah mampu mengakses layanan kesehatan, wajib memakai masker, punya alat pengecek suhu badan, memiliki data riwayat kesehatan siswa dan guru, dan mendapat persetujuan dari komite atau orang tua.

“Dari semua syarat ini, pihak sekolah sudah siap, tinggal menunggu surat pernyataan dari orang tua,” ujarnya.

Amsakar juga mengungkapkan, surat pernyataan tersebut sifatnya wajib. Bagi orangtua yang keberatan anaknya ikut pembelajaran tatap muka di sekolah, masih diperbolehkan menjalankan proses belajar daring atau belajar dari rumah.

“Kalau sudah siap semua, 4 Januari kita mulai belajar di kelas untuk Kecamatan Belakangpadang, Bulang, dan Galang. Kemudian ada dua pulau yakni Seraya di Sekupang dan Ngenang di Nongsa yang juga dibuka,” ujarnya.

Syarat Mutlak Protokol Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Amsakar didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menyaksikan langsung penandatangan kesepakatan yang diwakili tiga kepala sekolah hinterland.

BACA JUGA Seorang Pria Penembak 3 Polisi Perancis Ditemukan Tewas

Di lokasi sama, Jefridin menambahkan, penerapan sekolah tatap muka tersebut akan dilakukan dua bulan tahap pertama. Jika hal tersebut dinilai berhasil, maka akan dilakukan seterusnya. “Ini akan menjadi percontohan bagi sekolah yang ada di mainland. Kalau di hinterland berhasil, bisa diterapkan di mainland,” ujarnya.

Untuk belajar tatap muka ini, kata dia, tidak ada waktu istirahat. Kemudian setiap kelas bagi TK atau PAUD hanya 5 murid, serta jenjang SD dan SMP hanya 18 siswa saja. Selain itu, setiap sekolah membuat jarak tempat duduk siswa 1,5 meter.

“Guru juga dilarang mondar mandir, saat mengajar cukup di depan saja. Selanjutnya, olahraga yang sifatnya bersentuhan tidak diperbolehkan,” kata Jefridin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.