20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemerintah Akan Sebarkan Buku Panduan Protokol Kesehatan Untuk Pariwisata

2 min read
Pemerintah Akan Sebarkan Buku Panduan Protokol Kesehatan Untuk Pariwisata

LajuBerita – Saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyebar buku pedoman protokol kesehatan ke para pelaku usaha di sektor pariwisata.

Terdapat beberapa prinsip dalam pedoman ini yaitu Cleanness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan) dan Sustainable (keberlanjutan) atau disingkat menjadi CHSS.

“Kami menggerakan pelaku usaha dan masyarakat wisata untuk menerapkan prinsip protokol kesehatan dengan istilah CHSS,” kata Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, dalam Talk Show Info Corona bertajuk ‘Wisata Aman Covid-19’ di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (19/7/2020).

Kami mengharapkan buku pedoman tersebut bisa mendorong pelaku usaha sektor pariwisata mulai berbenah. Menyesuaikan bisnisnya dengan pedoman yang juga merujuk surat edaran Kementerian Kesehatan.

Buku tersebut akan segera dirampungkan dan dibagikan secara cuma-cuma kepada para pelaku usaha pariwisata. “Guide book itu akan segera difinalkan dan dibagikan ke seluruh stakeholder pariwisata untuk berpedoman pada aturan itu,” kata Vinsensius.

Beberapa aturan umum yang ada di dalam buku tersebut yaitu objek wisata hanya boleh dibuka dengan kapasitas 50 persen dari daya tampung. Sehingga antar pengunjung bisa saling menjaga jarak.

Lalu pengunjung dan pelaku usaha atau pegawai objek wisata wajib menggunakan masker. Masker boleh dibuka hanya untuk makan dan minum. Itu pun harus dilakukan dengan cepat.

Baca Juga : Rekor Tertinggi Kesembuhan Covid-19, Sebanyak 555 Warga Dinyatakan Sembuh di Jatim.

Anjuran mencuci tangan juga tidak kalah penting. Disarankan baik pengunjung tempat wisata sering mencuci tangan baik menggunakan hand sanitizer atau dengan sabun dan air mengalir.

Terakhir, baik pengelola maupun pengunjung tempat wisata wajib menjaga lingkungan.”Plusnya itu adalah menjaga lingkungan supaya tetap sustainable (berkelanjutan),” pungkasnya.

Turis Lokal Jadi Tulang Punggung Pemulihan Industri Pariwisata

Pemerintah sempat mengandalkan wisatawan lokal atau turis lokal untuk mendorong kembali sektor pariwisata di Indonesia. Sebelumnya atau sebelum pandemi Corona Covis-19, pemerintah banyak mengandalkan wisatawan mancanegara

“Belum ada kepastian dari wisatawan mancanegara, oleh karena itu kita fokus di wisatawan nusantara,” kata Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, dalam Talk Show Info Virus Corona bertajuk ‘Wisata Aman Covid-19’ di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (19/7/2020).

Vinensius juga mengatakan tahun lalu ada pergerakan wisata dari turis lokal sebanyak 300 ribu orang. Namun dia bersyukur karena sebenarnya potensinya masih sangat besar, Hal tersebut berdasarkan jumlah penduduk Indonesia yang mencpaai di 260 juta orang.

“Kita harus bersyukur penduduk kita yang 260 juta orang ini juga menjadi potensi wisatawan nusantara,” kata dia.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membangun kepercayaan agar masyarakat kembali berwisata. Sebab saat ini masyarakat kehilangan kepercayaan pada sejumlah destinasi wisata.

Akibatnya mereka enggan berwisata di masa pandemi. Padahal Pemerintah telah membuat pedoman aman berwisata selama pandemi.

“Pak Menteri sudah mencanangkan kampanye pariwisata Indonesia Care atau disingkat I Do Care,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.