20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pemberlakuan PSBB Corona, Anies Menghapus Sanksi Telat Bayar Pajak

2 min read

Laju Berita – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghapus sanksi administrasi pajak daerah di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, penerapan PSBB membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah yang berisiko membuat pembayaran pajak daerah terlambat.

Plt Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta Edi Sumantri dalam keterangan resmi, dikutip Senin (27/4). Mengatakan “Kebijakan ini diharapkan akan meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya yang tertunda akibat bencana wabah covid-19. Dan meningkatkan penerimaan pajak daerah secara keseluruhan.

Edi menjelaskan sanksi administrasi yang dimaksud seperti keterlambatan pembayaran pokok pajak adalah keterlambatan pelaporan pajak, denda, dan lain sebagainya. Hal ini diputuskan sesuai Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Daerah Selama Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19.

BACA JUGA : Penjelasan Pihak Pembagi Bantuan ‘Nasi Anjing’ di Warakas

“Peraturan Gubernur ini diimplementasikan secara otomatis ke dalam sistem sehingga wajib pajak tidak perlu mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas ini,” bunyi keterangan ini lebih lanjut.

Kebijakan penghapusan sanksi administrasi ini mulai berlaku sejak tanggal 3 April 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020 dan diberikan untuk seluruh jenis pajak daerah tanpa terkecuali.

Periode pemberian penghapusan sanksi administrasi ini dapat dievaluasi dan dilakukan penyesuaian berdasarkan pertimbangan mengenai pemberlakuan status tanggap darurat di wilayah DKI Jakarta.

BACA JUGA : Penjelasan Pihak Pembagi Bantuan ‘Nasi Anjing’ di Warakas

Kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pengenaan. Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Untuk Tahun 2020.

Kami juga berharap agar para wajib pajak dengan kesadaran tinggi melakukan pembayaran PBB-P2 tahun 2020 dengan tidak menunggu waktu jatuh tempo.

Tak hanya itu. Pemprov DKI juga memberikan pengurangan pokok pajak daerah, khususnya kepada pelaku usaha yang terdampak atas pelaksanaan PSBB.

“Pengurangan ini dapat diberlakukan untuk semua jenis pajak yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB). Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Parkir, Pajak Reklame. Pajak Air Tanah dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB KB).” demikian tertulis dalam keterangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.