30/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pembangunan Ikon Wisata Halal di kota Padang Akan Segera Selesai

2 min read
Pembangunan Ikon Wisata Halal di kota Padang Akan Segera Selesai

LajuBerita – Pembangunan Masjid Al-Hakim di Kota Padang saat ini mulai rampung dan digadang-gadang akan menjadi ikon pariwisata halal di ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit suda menjelaskan bahwa pembangunan masjid yang terletak di pesisir Pantai Padang tersebut sempat terkendala akibat abrasi.

“Alhamdulillah, pembangunannya berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita dan sebentar lagi masyarakat dan para pengunjung wisata Pantai Padang bisa beribadah disini,” kata Nasrul, Minggu (7/6/2020).

Adapun pembangunan Masjid Al-Hakim sudah masuk tahap finalisasi. Beberapa sarana penunjang yang akan segera dilengkapi, instalasi listrik, tempat parkir, area kuliner, dan taman.

Wali kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa saat ini potensi terjadinya abrasi pun telah diantisipasi dengan pembangunan grip pemecah ombak.

Baca Juga : New Normal Berjalan Lancar Jika Warga Terapkan Kedisiplinan.

“Untuk mengatasi pengikisan pantai [abrasi] itu, sudah dibuat batu grip pemecah ombak di sepanjang areal masjid yang menghadap ke laut,” kata Mahyeldi.

Masjid Al-Hakim akan di resmikan bertepatan dengan rencana Pemerintah Provinsi Sumatra Barat yang akan membuka kembali objek wisata pada masa kenormalan baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir pada 7 Juni 2020.

Irwan Prayitno menyampaikan bahwa pihaknya masih akan menyusun sejumlah aturan yang akan diberlakukan ketika kenormalan baru diterapkan, khususnya untuk objek wisata dan perhotelan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian tanah Minang.

Sejauh ini, aturan yang utama adalah melanjutkan protokol kesehatan dan diharapkan bisa menjadi karakter masyarakat Minang ke depannya.

“Di antaranya pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak, pakai masker. Kemudian ada tim terpadu yang mengawasi seperti Diskes, Pol PP, TNI, dan Polri. Operasionalnya [tempat wisata] disesuaikan dengan jam kerja, tidak boleh dibuka sampai malam,” kata Irwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.