01/12/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pasar Kapasan Surabaya Ditutup 2 Pekan, Diduga 1 Orang Terinfeksi COVID-19

2 min read
Pasar Kapasan Surabaya Ditutup 2 Pekan, Diduga 1 Orang Terinfeksi COVID-19

LajuBerita – Terdapat dimana salah satu pusat grosir terbesar di Kota Surabaya, Pasar Kapasan terpaksa harus dilakukan penutupan hingga dua pekan.

Hal tersebut dilakukan karena diketahui ada satu orang yang beraktifitas di pasar sudah terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19).

Humas PD Pasar Surya, Surabaya, Zaini menyebutkan penutupan tersebut akan resmi dilakukan pihaknya pada Minggu (5/4). Sekitar 2000 pedagang pun terancam tak bisa berjualan di lapaknya.

“Akan diberlakukan besok [Minggu] Pasar Kapasan ditutup sampai kurang lebih dua pekan ke depan,” kata Zaini saat sedang dikonfirmasi LajuBerita.news, Jumat (3/4).

Pasien yang terinfeksi positif virus Corona tersebut, kata Zaini merupakan salah satu orang yang kesehariannya beraktifitas di Pasar Kapasan.

“Masih kita selidiki, apakah beliau sebagai pedagang atau pengunjung, yang jelas orang di dalam pasar ada terindikasi positif Covid-19,” lanjut Zaini.

Menurut Zaini, orang itu sudah lima hari dirawat di rumah sakit, dan baru pada Jumat dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

“Sejak lima hari lalu kan sudah dibawa ke rumah sakit terus ketahuan positif. Sejak 5 hari itu sudah enggak di pasar,” ujar dia.

Baca Juga : COVID-19 MERAJARELA, Marko Simic Lelang Medali Juara Liga 1 2018.

Sabtu (4/3), kata Zaini, adalah hari terakhir pedagang bisa masuk ke area pasar untuk mengemasi barang dagangannya. Pada Jumat malam, seluruh area pasar pun disterilkan dan disemprot cairan disinfektan.

“Jadi masih ada toleransi sampai besok bagi para pedagang, baru tutup total hari minggu,” katanya.

Meski demikian, jika ditengah kurun waktu selama dua pekan tersebut pedagang ingin masuk ke pasar untuk mengambil barang, pihak pengelola pun tetap memperbolehkannya, namun ada screening ketat.

“Ada yang masih bisa diperbolehkan, misalnya ada pedagang yang ingin ambil dagangannya ke toko ya tetap bisa. Akan tetapi, tidak semua akses dan fasilitas dibolehin, juga hanya ada satu atau dua pintu masuk tapi itu dengan screening yang kuwetat,” tuturnya.

Sebagai pedagang pun kata Zaini dianjurkan untuk sementara waktu menjual barang dagangannya secara daring. Maka itu ia tetap memperbolehkan jika ada pedagang yang mengambil barangnya.

“Tak berkemungkinan untuk pedagang juga bisa mengemasi barang dagangannya, barangkali bisa melakukan penjualan secara online,” kata dia.

Zaini juga mengatakan bahwa di Pasar Kapasan setidaknya memiliki 2.000 pedagang, mereka juga dipastikan bakal terdampak atas penutupan ini.

Kendati demikian, PD Pasar Surya masih mengaku belum mempertimbangkan secara matang, apakah nantinya ada kompensasi akibat penutupan ini.

“Iya, setidaknya ada 2.000-an pedagang. Lebih lanjut belum ada keputusan soal itu, misalkan peringanan pembayaran iuran. Kita masih melakukan fokus ke penutupan itu dulu,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.