24/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Pabrik Sampoerna di Surabaya Tutup Akibat ada 2 Karyawan Corona

2 min read

Laju Berita – PT HM Sampoerna membenarkan ada dua karyawannya di pabrik Rungkut, Surabaya, Jawa Timur terinfeksi corona. Dua karyawan itu sudah meninggal dunia, namun ditengarai keduanya sudah menularkan virus ke sejumlah karyawan yang lain.

Karena itu sebagai bagian dari protokol kesehatan, Sampoerna untuk sementara menghentikan kegiatan di pabriknya atau ditutup.

Direktur, PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita mengatakan, penghentian sementara itu sudah dilakukan sejak 27 April 2020 lalu. Ia mengatakan perusahaan menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan sebagai prioritas utama.

“Kami memutuskan untuk melakukan penghentian sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2 sejak tanggal 27 April 2020, sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian,” kata Elvira.

BACA JUGA : Presiden Minta Kartu Pra Kerja Lebih Di Prioritas Kepada Korban PHK

Kebijakan ini dilakukan untuk melalukan pembersihan area pabrik setelah ada karyawan di lokasi tersebut yang dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

Untuk menekan penyebaran COVID-19. Sampoerna mengharuskan karyawannya yang rentan terpapar untuk bekerja dari rumah seperti karyawan yang sedang hamil. Hingga karyawan yang berusia di atas 50 tahun.

Pihaknya akan memberikan cuti namun tetap mendapatkan gaji bagi pegawai yang positif COVID-19. Karyawan yang perlu melakukan karantina mandiri dan karyawan yang harus merawat keluarganya yang terpapar COVID-19.

Pihaknya juga akan melakukan karantina produk selama lima hari atau dua hari lebih lama dari batas atas stabilitas lingkungan COVID-19 sebelum produk tersebut didistribusikan.

Sebelumnya Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi menyebut cukup banyak orang yang tertular virus corona di pabrik Sampoerna.

Mulanya, kata Joni, ada dua orang positif terinfeksi virus corona. Mereka sempat dirawat namun meninggal dunia. Dua orang pasien itu diduga sempat menularkan virus corona kepada pekerja lainnya.

Selain itu, ada pula 9 orang lainnya yang kini telah berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Mereka kini tengah dirawat di rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.