20/10/2020

LAJU BERITA

Kumpulan berita viral terkini, berita viral terbaru, berita viral, berita terbaru di indonesia, berita seputar indonesia, berita terbaru

Negara di Asia yang Ditemukan Mutasi Corona D614G

2 min read
Negara di Asia yang Ditemukan Mutasi Corona D614G

LajuBerita – Virus COVID-19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China kini telah bermutasi. Salah satu varian mutasi yang ditemukan adalah D614G.

Para ahli menyebutkan varian mutasi virus Corona ini bisa 10 kali lipat menular. Bahkan penyebarannya jauh lebih cepat dibandingkan kasus yang sebelumnya.

Varian mutasi virus yang sebelumnya ditemui di Eropa, Amerika Serikat ini pertama kali pada akhir Februari 2020. Namun baru-baru ini ditemukan juga di beberapa Negara Asia, diantaranya:

1. Malaysia
Pada Minggu 16 Agustus 2020, otoritas kesehatan Malaysia melaporkan mutasi D614G terdeteksi di Malaysia. Mutasi yang paling menular ini ditemukan Institut Penelitian Medis Malaysia, dari 4 kasus di antara dua klaster atau kelompok COVID-19 di negara tersebut.

2. Filipina
Melalui Philippine Genome Center (PGC), para peneliti di Filipina melaporkan adanya varian virus baru yang diyakini jauh lebih menular yaitu D614G. PGC telah mengkonfirmasi keberadaan D614G ini dalam sampel kecil kasus positif dari kota Quezon.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Payakumbuh Positif Covid-19.

Sebelumnya Dr Edsel Salvana, mengatakan lonjakan kasus infeksi yang terjadi pada Juli lalu kemungkinan sebagian disebabkan oleh varian ini. Hal tersebut mungkin saja terjadi, meskipun pada saat itu varian mutasi ini belum terdeteksi di negara tersebut.

3. Singapura
Selain di Malaysia dan Filipina, ternyata varian mutasi virus Corona D614G juga telah ditemukan di Singapura. Dr Sebastian Maurer-Stroh yang merupakan perwakilan dari Badan Sains, Teknologi, dan Penelitian Singapura, mengatakan negara tersebut sudah berupaya melakukan pencegahan penyebaran Corona terkait varian mutasi yang ditemukan ini.

Menurut Dr Maurer-Stroh, meski virus ini sudah bermutasi, akan tetapi mutasinya tidak selalu menjadi ganas. Mutasi ini malah membuat virus tersebut menjadi tidak berbahaya.

Sedangkan untuk Indonesia, Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio mengatakan bahwa varian ini bisa saja masuk ke Indonesia. Namun, varian ini hanya bisa masuk jika ada individu yang membawanya.

“Apabila berbicara mengenai kemungkinan, ya bisa saja tertular jika ada orang dari daerah tertular yang membawa virus itu.” Ungkap Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.